Misteri tanda 666

666_logoDisney – Coca Cola – Pepsi Cola – Cadbury’s

ChromeChrome

adobe-reader-666Adobe

disney-666Walt Disney

MISTERI TANDA 666 (Tanda Antikristus Di Dahi Dan Tangan Kanan Menurut Kitab wahyu

Jika sudah berbicara mengenai angka 666, maka biasanya topik ini akan menjadi seperti “bola liar.” Tiap orang Kristen maupun tiap kelompok komunitas Kristen berusaha untuk menafsirkan menurut pemahamannya, bahkan cenderung semaunya sendiri. Banyak yang bukan mencari makna aslinya tetapi menjadikan ayat ini sebagai peluru untuk menguatkan pemahaman yang sudah terbentuk di otaknya. Contoh ajaran yang paling berpengaruh menyatakan bahwa angka 666 adalah angka latinisasi, artinya “si binatang”/ antikristus/ penguasa akhir zaman itu jumlah bilangan nama latinnya adalah 666. Sebagian besar dari mereka mengatakan bahwa si 666 tidak lain tidak bukan adalah Paus (pemimpin Roma Katolik), dengan argumentasi gelarnya yakni “wakil Putera ALLAH” atau dalam bahasa Latinnya Vicarius Filii Dei memiliki jumlah angka 666.

V = 5              F = O            D = 500

I = 1               I = 1              E = 0

C = 100          L = 50           I  = 1

A = 0              I = 1

R = 0              I = 1

I = 1

U = 5

S = 0

Ada juga yang mengatakan berdasarkan hitungan matematika mereka bahwa 666 adalah kaisar Nero karena ketika nama Nero di Ibranikan Nron Qsr (dilafalkan Neron Kaisar) jumlahnya 666:

nun (50), resh (200), waw (6), nun (50), qof (100), sameks (60), dan resh (200).

Menjadi semakin liar karena ada yang menghubungakan bahwa internet merupakan sistem yang digunakan oleh antikristus “si 666” karena dalam bahasa Ibrani huruf “vav” atau “waw” atau “W” adalah huruf yang memiliki bilangan angka 6, sehingga www = 666. Jadi jika menggunakan internet, maka kita sudah menjadi bagian dari pemerintahan antikristus.

Itulah beberapa fakta yang berkembang dalam masyarakat Kristen, banyak penafsiran yang akhirnya menuduh, menyakiti perasaan orang lain serta penafsiran yang konyol dan cenderung bodoh. Daripada akhirnya kita menuduh orang lain sebagai si 666 (belum tentu benar dan fitnah adalah dosa) atau menjadi orang yang “aneh/ parno” karena menganggap semua di dunia ini 666, mari sekarang coba kita “bedah” kata per kata di Wahyu 13:18 ini. Semoga dengan mengeksposisi dengan benar kita dapat menemukan Kebenaran sejatinya:

Eksposisi Wahyu 13:18

“Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam” (Why 13:18).

Pentingnya Hikmat

“Yang penting di sini ialah hikmat….” Itu kalimat awal di ayat ini. Apa yang dimaksud dengan hikmat itu? Dalam bahasa Yunani “hikmat” di sini menggunakan kata sophia. Dalam kamus Yunani sophia selain berarti hikmat, juga bisa berarti ilmu, kepandaian, kitab Hikmat dan Hikmat. Perhatikan Hikmat (dengan huruh awal besar), itu artinya menunjuk kepada hikmat yang dipersonifikasikan. Paulus pernah dengan cukup jelas mengatakan siapakah hikmat yang dipersonifikasikan ini: “Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita. Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan TUHAN yang mulia” (I Kor 2:7-8). Secara tegas Paulus kemudian berkata, “… Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah” (I Kor 1:24). Jadi hikmat yang dipersonifikasikan menurut Paulus dan Alkitab tidak lain adalah YESUS KRISTUS.

Hikmat TUHAN atau KRISTUS adalah sifat dan kualitas ALLAH yang membuat Ia sanggup menciptakan dan mengendalikan segala sesuatu: “Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit” (Ams 3:19). Dan barangsiapa memiliki Hikmat ini, maka siapapun orangnya pasti akan menjadi manusia yang berhasil (Ams 3:13-18; 4:5-11). “Aku mengajarkan jalan hikmat kepadamu, aku memimpin engkau di jalan yang lurus” (Ams 4:11), jalan yang lurus yang diajarkan oleh Salomo ini di dalam Perjanjian Baru jelas sekali menunjuk kepada YESUS. Sebab YESUS pernah berkata, “…Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yoh 14:6).

Jadi kalimat awal Why 13:18 yang mengatakan bahwa: “Yang penting di sini ialah hikmat….” berdasarkan eksposisi di atas memiliki pengertian: “yang penting di sini ialah YESUS KRISTUS”. KRISTUS lah Hikmat itu, KRISTUS harus ditempatkan sebagai pusat segalanya di dalam pikiran, hati dan hidup kita. Dalam konteks Why 13:18 artinya tanpa KRISTUS ada di pikiran, hati dan hidup seseorang, maka orang tersebut tidak akan bisa memahami makna 666 dengan benar.

Harus Bijaksana

Kalimat berikut yang kita mau eksposisi dari Why 13:18 adalah “…barangsiapa yang bijaksana…”. Apa yang dimaksud dengan bijaksana? Dalam bahasa aslinya kata “bijaksana” disini menggunakan kata Yunani nous yang berarti: hati, pengertian, akal budi, pemikiran dan pendapat. Perhatikan kata yang digaris-bawahi, dari arti ini orang yang bijaksana juga bisa berarti orang yang berpengertian. Dalam konteks orang beriman, maka orang bijaksana/ berpengertian adalah orang yang mengerti firman TUHAN: “Lalu Ia membuka pikiran (nous) mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci” (Luk 24:45). Daniel 9:22-23 mengatakan bahwa, “Lalu ia mengajari aku dan berbicara dengan aku: Daniel, sekarang aku datang untuk memberi akal budi kepadamu untuk mengerti. Ketika engkau mulai menyampaikan permohonan keluarlah suatu firman, maka aku datang untuk memberitahukannya kepadamu, sebab engkau sangat dikasihi. Jadi camkanlah firman itu dan perhatikanlah penglihatan itu”. Berdasarkan ayat-ayat di atas, maka kita bisa menyimpulkan bahwa yang dimaksud dengan “Orang yang bijaksana” adalah orang yang mengerti dan memahami firman TUHAN.

Syarat Bisa Memahami 666

Dari eksposisi di atas, paling tidak kita harus memiliki dua syarat ini agar bisa memahami apakah yang dimaksud dengan 666 itu:

Sudah menempatkan KRISTUS sebagai yang utama di dalam seluruh aspek kehidupan kita.

Memiliki pengertian dan pemahaman firman TUHAN dengan baik.

Jika dua syarat ini sudah terpenuhi, maka untuk bisa memahami apa, siapa, dan bagaimana 666 akan menjadi lebih mudah. Tanpa dua syarat ini, maka penafsiran tentang 666 akan bias dan cenderung menyesatkan.

Menghitung Bilangan Binatang Itu

Kalimat berikut di dalam Why 13:18 adalah “…baiklah ia menghitung bilangan binatang itu…” Apa yang dimaksud dengan menghitung bilangan binatang itu? Kata “menghitung” dalam bahasa aslinya menggunakan kata Yunani psephisato dari kata dasar psephizo yang artinya menghitung atau mengerti. Selain digunakan di ayat ini, kata psephizo juga muncul di dalam Luk 14:28 yang diterjemahkan LAI menjadi “membuat anggaran biaya/ perencanaan” ketika mau membangun menara. Luk 14:28 ini kemudian memiliki kata yang sepadan (yang bisa saling menjelaskan dan menguatkan) di ayat 31 yang diterjemahkan oleh LAI dengan kata “mempertimbangkan”. Jadi berdasarkan etimologinya, maka kata “menghitung” di Why 13:18 bukan lah seperti menghitung suatu rumus matematika atau memecahkan suatu teka-teki hitungan, tetapi berusaha mengerti dengan mempertimbangkan apa yang mau ALLAH sampaikan tentang “binatang” itu.

Kesimpulan Awal

“Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia…” (Why 13:18). Jika pemahaman hasil eksposisi kita di atas dibuatkan kalimat, maka kalimatnya menjadi: “Yang penting di sini ialah KRISTUS, orang yang mengerti dan memahami firman TUHAN, baiklah ia mempertimbangkan bilangan binatang itu, karena bilangan binatang itu adalah bilangan seorang manusia…” (cat: mohon diperhatikan yang digaris-bawahi). Jadi dari hasil eksposisi awal kita ini, Why 13:18 ingin menekankan bahwa “binatang itu” adalah “seorang manusia”. Kenapa “seorang manusia”? Karena kata Yunani yang digunakan adalah anthropou yang berbentuk maskulin tunggal, artinya jelas bahwa “binatang” yang dimaksud oleh Yohanes di dalam nubuatan wahyu ini adalah seorang pria.

Bilangan binatang yang ternyata seorang pria ini berjumlah 666. Sebenarnya apa maksud Yohanes dengan mengatakan seorang pria yang nanti menjadi penguasa di akhir zaman ini jumlah bilangannya 666? Yang harus diingat bahwa bilangan 666 ini untuk menjelaskan tentang “binatang itu” atau “seorang pria itu”. Jadi penekanan Yohanes ialah ingin mengatakan kepada pembaca wahyu ini bahwa “binatang itu” bukanlah binatang jadi-jadian/ monster/ mutan seperti Gozilla yang menguasai manusia di akhir zaman, melainkan adalah “seorang pria”.

Arti Angka 6

Angka enam (6) di dalam Alkitab menunjuk kepada angka manusia dan binatang liar/ buas, karena baik manusia dan binatang liar/ buas itu diciptakan di hari ke-6 (Kej 1:24-31). Ini menjelaskan kenapa Yohanes memakai terminologi “binatang”. Yohanes ingin mengarahkan pembacanya bahwa binatang di Wahyu 13 yang ia saksikan adalah seorang manusia, seorang pria. Dari pemahaman ini kita bisa menafsirkan bahwa “seorang pria” yang akan menguasai dunia di akhir zaman nanti sifat dan karakternya seperti binatang buas, jadi meski manusia ia bukanlah “manusia biasa”.

Alkitab sering menggunakan angka sebagai lambang, sebagai contoh: angka tujuh (7) biasanya melambangkan kesempurnaan (penciptaan selama tujuh hari, Israel mengelilingi Yerikho sebanyak tujuh kali, hari ke-7 juga merupakan hari dimana TUHAN beristirahat setelah penciptaan dan juga hari Sabat yakni hari dimana kita harus mengkhususkan diri bagi TUHAN). Dari pengertian simbolisasi angka tujuh yang berarti kesempurnaan ini kita akhirnya bisa memahami bahwa angka enam (kurang satu angka dari tujuh) berarti sesuatu yang tidak sempurna. Simbolisasi angka enam yang berarti “tidak sempurna” ini bisa kita temukan dalam I Taw 20:6 dimana dikisahkan adanya makhluk yang tidak sempurna yakni raksasa yang tangan dan kakinya berjari enam.

Jadi dari pemaparan di atas kita bisa menarik kesimpulan bahwa angka enam (6) memiliki arti manusia yang tidak sempurna.

Arti Angka 6 Diulang Sebanyak 3 Kali

Kita kemudian mendapati adanya angka enam yang diulang sebanyak tiga (3) kali. Sebuah kata jika diulang sebanyak tiga kali di dalam Alkitab sering kali memiliki arti penegasan/ penekanan, coba bandingkan di dalam Why 4:8 dan 8:13 dimana kata ”kudus” dan “celaka” diulang sebanyak tiga kali. Itu artinya ”kudus” dan “celaka” sedang ditekankan dalam konteks nubuatan di ayat-ayat itu. Dengan pemahaman inilah maka bilangan 666 (enam diulang tiga kali) berarti menegaskan/ menekankan tentang adanya seorang manusia yang tidak sempurna. Dan itu yang mau ditekankan Yohanes, bahwa 666 itu adalah manusia yang tidak sempurna yang ingin seperti ALLAH. Tentu Anda bertanya: “kenapa dia mau seperti ALLAH?” Ini hanya bisa dijawab jika Anda sudah membaca konteks dimana Why 13:18 berada, yaitu cerita tentang “si binatang” atau si antikristus yang memang ingin diperlakukan sama seperti ALLAH.

Manusia Yang Mau Seperti ALLAH Dalam PL

Dalam PL ada kisah yang hampir sama dengan apa yang dinubuatkan oleh Yohanes dan bisa jadi tokoh di PL itu yang diingat oleh Yohanes ketika ingin menggambarkan sosok 666 yang di dapatnya di dalam penglihatan akhir zaman itu. Raja Babilonia yang bernama Nebukadnezar adalah seorang manusia yang juga tercatat di Alkitab ingin disembah sebagai allah, “Raja Nebukadnezar membuat sebuah patung emas yang tingginya enam puluh hasta dan lebarnya enam hasta …”(Dan 3:1). Perhatikan bahwa patung raja ini memiliki bilangan enam puluh enam (66), enam sebanyak dua kali. Dengan penjelasan arti angka enam seperti yang sudah kita pahami di atas berarti Raja Nebukadnezar adalah manusia biasa yang tidak sempurna yang ingin seperti ALLAH.

Dari contoh Nebukadnezar tadi artinya raja yang memerintah di akhir zaman nanti (“si binatang” atau antikristus itu) lebih kejam daripada Nebukadnezar, lebih ingin menyerupai ALLAH dibanding Nebukadnezar, lebih ingin disembah sebagai ALLAH dibandingkan Nebukadnezar. Hal ini karena Alkitab menggambarkan bahwa ia memiliki angka 666 (enam tiga kali), sebuah peningkatan signifikan dari angka si Nebukadnezar yakni 66 (enam dua kali). Benar tidak ???

Jadi sebenarnya angka 666 adalah bilangan simbolis dari usaha maksimal seorang manusia di akhir zaman nanti untuk menyamakan dirinya menjadi seperti ALLAH. “Si binatang” di Wahyu 13 adalah seorang manusia, seorang pria yang ingin menyamakan dirinya sebagai ALLAH, ia memang memiliki kuasa dan mujizat seperti ALLAH, ia juga diberi kuasa untuk bisa menaklukkan dan membunuh orang-orang percaya dan ia adalah raja dunia di akhir zaman nanti. Seseorang yang Yohanes gambarkan sebagai antitesis dari KRISTUS, ia adalah antikristus.

Eksposisi Wahyu 13:16

“Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya” (Why 13:16).

Sama seperti membicarakan makna 666, orang-orang Kristen juga punya banyak pemahaman yang berbeda tentang tanda antikristus atau tanda 666 ini. Sebagian besar lebih senang dan tertarik menafsirkannya dengan hal-hal yang sifatnya lahiriah (seperti dugaan chip/ barcode yang ditanam di dahi dan tangan seseorang). Karena hal itulah akhirnya banyak orang Kristen yang mengabaikan makna dasar dari tanda 666 yang sebenarnya sangat sederhana.

Tanda 666

Berdasarkan Why 13:16 ini “si binatang yang keluar dari dalam bumi” adalah merupakan aktor yang merancang tanda si antikristus (“si binatang yang keluar dari laut”). Soal binatang yang keluar dari bumi ini bisa dilihat dalam artikel pengajaran di http://www.theway.or.id yang berjudul “Sang Nabi Palsu”. “Tanda” dalam bahasa aslinya menggunakan kata Yunani kharagma yang selain berarti “tanda” bisa juga berarti “cap/ barang yang dibuat” atau mark dalam bahasa Inggris. Dalam Perjanjian Baru kata ini muncul sebanyak delapan kali dan hanya satu kali dipakai diluar Kitab Wahyu yakni di Kisah 17:29, “Karena kita berasal dari keturunan ALLAH, maka kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan | kharagma kesenian dan keahlian manusia”. Sedangkan semua kata kharagma yang dibicarakan di Wahyu adalah tentang “tanda atau cap” dari si antikristus (“si binatang yang keluar dari dalam laut”).

“Tanda” ini memang tidak secara jelas dikatakan terlihat kasat mata atau tidak, tetapi yang pasti nantinya akan terlihat juga siapa saja yang memiliki tanda ini karena hanya yang punya tanda inilah yang dapat membeli atau menjual di akhir zaman nanti. Jadi bisa disimpulkan bahwa antikristus merupakan “penguasa ekonomi” dunia di akhir zaman. Hanya yang memiliki tandanya (666) yang akan bisa melakukan transaksi ekonomi. Sebenarnya dunia saat ini sudah mengarah ke sana, saat ini dunia sudah begitu “materialistik”, semua yang menguntungkan secara ekonomi pasti akan menarik banyak massa, contoh: buy 1 get 1 free, midnite sale, grand sale, credit card dll. Saya tidak mengatakan bahwa contoh di atas adalah sistem antikristus dan kemudian menyarankan Anda untuk tidak usah mengikutinya, tetapi yang saya mau katakan bahwa di zaman ini mengejar keuntungan kapital/ uang sudah menjadi budaya semua umat manusia.

Jadi jika kita membicarakan tentang kharagma atau “tanda” antikristus di akhir zaman nanti, maka kita akan bicara tentang sesuatu yang sangat vital, menentukan hidup atau matinya seseorang. Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa yang tidak memiliki tanda antikristus tidak akan bisa bertransaksi ekonomi secara normal. Hanya yang memiliki tanda antikristus lah yang akan bisa bertransaksi ekonomi. Hal ini berarti yang bisa mempertahankan kelangsungan hidupnya hanyalah orang-orang yang memiliki tanda antikristus itu.

Tanda 666 Di Dahi dan Tangan Kanan

Ketika bicara soal antikristus, maka hal yang paling mendasar yang harus dipahami adalah ia mau menjadi seperti ALLAH karena itu ia akan meniru ALLAH baik dalam strategi maupun perbuatan:

Para pengikut antikristus akan diberi tanda antikristus pada tangan kanannya atau pada dahinya. Kalimat ini jelas meniru perintah ALLAH atas Israel “Hal itu bagimu harus menjadi tanda pada tanganmu dan menjadi peringatan di dahimu, supaya hukum TUHAN ada di bibirmu…” (Kel 13:9). Tanda di tangan dan peringatan di dahi ini bicara tentang orang Israel harus mengingat TUHAN (ay 8) dan memegang ketetapan TUHAN (ay 10).

“Hal itu harus menjadi tanda pada tanganmu dan menjadi lambang di dahimu, sebab dengan kekuatan tangan-Nya TUHAN membawa kita keluar dari Mesir” (Kel 13:16). Sekali lagi di ayat ini TUHAN memerintahkan agar Israel mengingat dengan sungguh pertolongan kekuatan tangan TUHAN ketika mereka keluar dari perbudakan Mesir. Dan itu harus mereka ingat seperti sebuah tanda di tangan (yang tidak bisa hilang dan selalu terlihat) dan lambang di dahi (yang selalu terlihat dan selalu diingat).

Dua ayat ini kemudian dipertajam: “Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah menjadi lambang di dahimu…” (Ul 6:8) dan “Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah menjadi lambang di dahimu” (Ul 11:18). Kata “diikat” di kedua ayat ini kemudian ditafsirkan secara literal oleh orang Israel, dimulai di masa Bait ALLAH kedua, setelah Isarel kembali dari pembuangan di Babel yakni dengan cara memasukkan beberapa ayat firman TUHAN ke dalam tefilin yang dikenakan orang Israel di dahi dan dililitkan di tangan mereka hingga sekarang jika hendak berdoa. Tetapi yang dikerjakan mereka ini (dengan mengikat ayat firman TUHAN di tangan dan dahi) jelas bukan yang dikehendaki TUHAN karena TUHAN YESUS dengan keras mengkritik cara mereka ini. Menurut TUHAN mereka melakukan ini hanya untuk dilihat dan dipuji oleh orang lain sebagai orang yang beragama/ soleh (Mat 23:5).

Salah satu ayat yang biasanya dimasukkan di tefilin adalah Ulangan 6:4-5, “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa. Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.” Jadi jika dihubungkan dengan ayat ini, ketika TUHAN memerintahkan Israel menaruh “lambang di dahi”, itu berarti agar Israel mengasihi TUHAN dengan segenap hati dan jiwa. Sedangkan “tanda di taruh di tangan” itu berarti agar Israel juga mengasihi TUHAN dengan segenap kekuatan mereka. Itulah makna terdalam dan sebenarnya yang TUHAN inginkan dan bukannya sekedar memakai atau mengikat tefilin yang berisi firman TUHAN di dahi dan tangan mereka. Israel memahami Kebenaran itu hanya sebatas literal dan memaknainya juga sebatas dengan simbol saja, padahal TUHAN inginkan lebih dalam dari pada sekedar itu semua.

Dalam Perjanjian Baru khususnya di dalam Efesus 1:13 dan 4:30 dijelaskan bahwa orang percaya adalah orang-orang yang sudah dimateraikan dengan Roh Kudus, “maka kamu sudah dimateraikan dengan Roh Kudus yang dijanjikan itu.” Orang yang memiliki materai Roh Kudus atau sudah dimateraikan dengan Roh Kudus adalah milik KRISTUS (Rm 8:9b). Dalam Wahyu 7:1-8 dicatat sebuah nubuat tentang suatu peristiwa dimana sebagian dari orang-orang Israel di akhir zaman nanti akan dimateraikan oleh malaikat TUHAN dengan materai ALLAH. Berdasarkan hal ini maka seseorang yang dimiliki KRISTUS pasti sudah memiliki materai-Nya atau dalam bahasa yang lain seseorang yang mau menjadi milik KRISTUS maka orang ini harus dimateraikan oleh Roh Kudus terlebih dahulu. Jadi di dalam diri seorang Kristen sejati: pikiran, hati dan hidupnya benar-benar sudah dipersembahkan kepada TUHAN dan dirinya sudah dikuasai penuh oleh Roh Kudus. Orang yang seperti inilah yang benar-benar dimiliki oleh TUHAN.

Yang harus kita pahami bersama, Satan bukanlah oknum yang bodoh, ia selalu berusaha untuk meniru ALLAH, membuat imitasi dari strategi dan perbuatan seperti yang ALLAH kerjakan. Kenapa Satan lakukan seperti itu? Karena cara-cara ALLAH adalah yang paling baik dan sempurna. Dan tujuan Satan atas manusia adalah memiliki mereka secara penuh, oleh karena itu ia juga berusaha memateraikan manusia dengan materainya, dengan tandanya. Kalau TUHAN menyuruh Israel membuat tanda di dahi dan tangan mereka dengan tujuan agar Israel mengingat TUHAN dengan segenap jiwa dan memegang perintah-NYA dengan segenap kekuatan, pastilah Satan tidak akan memateraikan manusia hanya dengan menggunakan sekedar chip/ barcode yang ditanam di dahi dan tangan. Sebab Satan tentu tahu bahwa TUHAN YESUS mengkritik keras ketika Israel menerjemahkan tanda di dahi dan tangan itu dengan tefilin yang berisi firman TUHAN yang diikatkan ke tangan dan dahi mereka. Chip/ barcode yang ditanamkan di dahi dan tangan itu sangat duniawi seperti layaknya tefilin tadi. Materai ALLAH itu bicara tentang hal spiritual, keterikatan terhadap Roh Kudus, oleh karena itu saya sangat yakin tanda si antikristus itu juga bicara tentang hal spiritual, keterikatan terhadap roh Satan atau roh antikristus. Jadi chip/ barcode yang ditanam dalam tubuh manusia menurut saya tidak memiliki arti yang dalam dan bahkan terdengar sangat dangkal. Sebab kalau TUHAN memateraikan orang percaya dengan Roh Kudus, maka Satan tentu tidak akan memateraikan manusia hanya dengan sekedar chip/ barcode tadi, pasti ia akan memateraikan para pengikutnya dengan roh’nya/ roh Satan (bicara spiritual). Jadi bicara tentang tanda di dahi dan tangan kanan ini adalah bicara tentang ikatan/ cengkraman roh Satan di dalam diri manusia.

Jika yang mengikat dan mencengkram seseorang adalah Roh Kudus, maka orang yang dimateraikan dengan tanda ini akan bisa berubah menjadi seperti yang ALLAH kehendaki, hidupnya menuju kepada rencana-Nya yang indah itu. Ia akan sanggup bertumbuh sampai menjadi sempurna seperti KRISTUS. Sedangkan jika yang mengikat dan mencengkram seseorang adalah roh Satan, maka orang yang dimateraikan dengan tanda ini pun akan berubah semakin jahat dan keji seperti bapanya, yakni Satan. Dan yang harus diperhatikan dengan sungguh bahwa menjadi seperti Satan tidak akan bisa terjadi dan dilakukan hanya dengan menanamkan chip/ barcode di dalam tubuh, tetapi diperlukan materai yang hidup, yakni pemateraian roh jahat yang sanggup merusak manusia sehingga menjadikan manusia semakin tidak segambar dan serupa lagi seperti ALLAH.

Jadi berdasarkan pemahaman di atas, penafsiran dan pengajaran yang berkembang dalam kekristenan bahwa tanda 666 di dahi dan tangan kanan adalah berupa penanaman semacam chip/ barcode dalam tubuh adalah strategi Satan untuk mengecoh orang-orang percaya. Membuat orang percaya hanya fokus sama chip/ barcode itu (dan ini sudah terjadi). Dengan orang percaya fokus kepada yang “salah” maka ketika Satan menjalankan strategi aslinya, semua orang Kristen justru mengabaikannya dan bahkan tidak menyadarinya. Tolong jawab pertanyaan ini: “Apakah Satan begitu bodohnya dengan “memaksakan” terus menggunakan chip/ barcode untuk menyesatkan orang-orang Kristen?” Harus diingat bahwa penafsiran tanda 666 di tangan dan dahi adalah sebuah chip yang ditanam di dahi atau tangan seseorang sudah berkembang sejak tahun 1970’an, artinya sudah hampir ½ abad dunia ke-Kristenan mengetahuinya. Dalam peperangan jika strategi sudah bocor dan diketahui oleh musuh, maka kira-kira masih layakkah strategi itu untuk diteruskan? Cobalah direnungkan… Segitu bodohkan musuh kita yang namanya Satan itu?

Pemahaman Baru Tentang Tanda 666

Materai atau tanda antikristus yang ditaruh di tangan dan dahi dari para pengikutnya ini menurut Wahyu 13:18 adalah merupakan nama/ bilangan antikristus yakni 666. Kita sudah membahas panjang dan lebar di atas bahwa bicara tentang 666 bukanlah sekedar bicara tentang hitungan bilangan nama dari si antikristus. Jika kita berusaha untuk menghitungnya, maka pasti akan sia-sia. Sejarah sudah membuktikan bahwa setiap usaha menebak siapa antikristus dengan menghitung-hitung jumlah bilangan namanya pasti salah. Contoh terakhir ketika Barrack Obama menjadi presiden, hampir semua “nabi-nabi” (palsu) di Amerika bahkan dunia menyatakan bahwa ia adalah sosok antikristus di akhir zaman ini karena ada teori jumlah bilangan namanya adalah 666. Namun pada kenyataannya sampai menjelang akhir pemerintahan keduanya tanda-tanda ia antikristus sama sekali tidak terlihat.

Di dalam Alkitab tercatat dua kali penggunaan angka 666 bisa ditemukan, selain merupakan angka “penekanan manusia yang tidak sempurna” (dalam Why 13:18), ternyata juga bisa kita tafsirkan sebagai lambang dari “mamon”. “Adapun emas yang dibawa kepada Salomo dalam satu tahun ialah seberat enam ratus enam puluh enam (666) talenta” (I Raja 10:14). Perhatikan bahwa angka 666 di ayat ini bicara tentang emas (mamon di zaman Salomo), 666 talenta emas/ mamon inilah pintu masuk Satan menghancurkan kehidupan Salomo. Salomo yang memulai pemerintahan dengan meminta hikmat dari TUHAN justru nyaris menghancurkan kerajaannya sendiri akibat keterikatan dengan mamon itu. TUHAN sudah berfirman secara khusus terhadap yang menjadi raja (di Israel), “Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang; emas dan perak pun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak” (Ul 17:17). Semua tadi merupakan perintah TUHAN untuk dikerjakan bagi seorang raja. Tetapi karena Salomo sudah terikat dengan roh mamon itu, maka Salomo terus dan terus mengumpulkan emas, perak dan bahkan perempuan-perempuan untuk diperisterinya (I Raja 10:25, 27; 11:3). Alkitab mengatakan dengan jelas bahwa semua keterikatan dengan roh mamon itu membuat Salomo semakin menjauh dari TUHAN, hatinya tidak lagi berpaut kepada TUHAN dan tidak sepenuh hati lagi mengikuti TUHAN (I Raja 11:3-6). Dan semua itu menyebabkan murka TUHAN turun kepada Salomo (ay 9). Berdasarkan kisah Salomo di atas, maka angka 666 merupakan simbol dari keterikatan terhadap roh mamon.

Dalam I Timotius 6:9-10 dikatakan bahwa, “Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman….” Orang yang tujuan hidupnya semata hanya ingin kaya pasti akan menyimpang dari imannya sehingga membawanya kepada keruntuhan dan kebinasaan yang mencelakakan. Matius 6:21, 24, “Karena di mana hartamu berada, di situ hatimu berada … Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon”. Menurut TUHAN YESUS pilihannya sangat jelas: mengabdi kepada TUHAN atau mamon, tidak bisa dua-duanya sekaligus.

Orang yang cinta uang akan memberi tempat pada roh mamon, inilah sebenarnya tanda si antikristus itu (666). Orang yang punya roh mamon (cinta uang) secara otomatis akan mudah bertransaksi ekonomi karena memang ia memiliki uang yang banyak. Itu kenapa Why 13:16 berkata, “ … tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu… “ Seseorang yang sudah terikat dengan roh mamon, maka sepanjang hidupnya hanya diisi pikiran untuk bagaimana mencari uang (tanda di dahi) dan tangannya digunakan hanya untuk mendapatkan uang (tanda di tangan). Sedangkan seseorang yang pikiran dan tangannya dikuasai/ dimateraikan Roh Kudus, maka ia tidak akan mencintai uang dan tidak akan terlalu bernafsu mencari uang dan mengejar kekayaan. Ia akan lebih mengejar perkara-perkara di atas (Kol 3:2), mencari Kerajaan ALLAH dan kebenaran-Nya (Mat 6:33), dan belajar mencukupkan diri asal ada makanan dan pakaian (II Tim 1:8).

Bila zaman antikristus (masa kesusahan) datang, jika kita tidak memiliki uang yang banyak, maka kita tidak bisa bertransaksi ekonomi secara normal. Itulah makna sejati dari Why 13:16-17, orang-orang di akhir zaman akan sangat mencintai uang, mereka dikuasai roh mamon/ roh antikristus. Karena mereka memang fokus dalam mengejar mamon atau hidupnya dihabiskan semata hanya untuk mengejar uang dan uang, maka dengan banyaknya uang ini mereka akan terus bisa bertransaksi ekonomi di zaman antikristus itu. Ingat lah bahwa zaman antikristus nanti adalah zaman yang sukar dan karena begitu sukarnya, maka akan banyak orang menjual imannya kepada antikristus. Sang antikristus yang menjadi penguasa dunia, khususnya menguasai ekonomi dunia, akan mengikat orang-orang demikian dengan tawaran kekayaan atau uang jika mereka mau mengikuti dan melayaninya.  Di akhir zaman jika ada manusia tidak mengikatkan dirinya dengan roh mamon itu, maka orang itu akan sulit mempertahankan hidupnya. Akan tergenapi firman TUHAN yang mengatakan, “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang …” (II Tim 3:1-2). Manusia akhir zaman akan menjadi hamba uang, terikat dengan roh mamon, roh yang ditawarkan Satan dan antikristus, tanda 666 itu.

Ketika sudah cinta kepada uang, maka sadar tidak sadar ia sudah mengabdi kepada mamon. Dan nanti ketika antikristus datang dengan segenap kekuatan dan kekuasaannya, dengan tawaran mamon yang menggiurkan, maka akan dengan mudahnya mereka ini menyembah antikristus. Hal ini terjadi karena pikiran dan hati mereka sudah sangat pragmatis dan materialistik, pikiran dan tangan mereka memang sudah memakai tanda 666 (roh mamon) itu. Roh orang-orang materialistik ini sama persis dengan roh mamon yang ditawarkan antikristus nanti, sangat cocok dan identik.

Ingatlah perkataan TUHAN YESUS bahwa kita tidak bisa mengabdi kepada TUHAN di satu sisi dan juga mengabdi pada mamon di sisi yang lain.

Advertisements

3 Roh ini bekerja “lembur” di Akhir Zaman dan siap menjatuhkan orang Percaya!

3 Roh ini bekerja “lembur” di Akhir Zaman dan siap menjatuhkan orang Percaya!
image

Shalom saudara-saudara terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus,

Tahukah anda bahwa hidup di ahkir zaman sungguh merupakan sebuah peperangan rohani yang besar? Iblis tahu bahwa waktunya sudah semakin dekat sehingga pasti mereka tidak akan tinggal diam. Mereka akan berusaha semaksimal mungkin menjatuhkan setiap orang percaya.

Perlengkapan Senjata Allah

armor-of-god-classic

Alkitab dengan jelas memberitahukan kita untuk kita selalu menggunakan semua perlengkapan senjata Allah (Efesus 6). Jika anda teliti membacanya akan menemukan beberapa hal yang penting untuk diketahui seperti berikut

Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruhperlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, ~Ef 6:10-18

Alkitab dengan jelas memberitahu bahwa kita harus kuat dalam Dia dan kuasaNya, bukan kekuatan kita! Sebelum masuk dalam peperangan rohani, kita perlu kuat dulu. Ayat di atas juga memberikan 2 kategori perlengkapan senjata Allah, yaitu senjata untuk bertahan dan senjata untuk mengadakan perlawanan. Senjata untuk bertahan kita gunakan karena Iblis selalu menyerang kita kapan pun ia tahu kita membuka celah. Pedang Roh atau Firman merupakan senjata untuk kita mengadakan perlawanan, seperti saat Yesus dicobai di padang gurun. Namun, yang tidak kalah penting ialah anda harus tahu siapa musuh anda. Ayat di atas memberikan keterangan yang sangat jelas mengenai musuh kita, yaitu tipu muslihat iblis. Musuh kita bukan iblis lagi, karena ia telah dikalahkan oleh kematian Tuhan Yesus. Strateginya sekarang ialah menggunakan tipu daya.

Berikut adalah 3 roh yang bekerja di akhir zaman lewat tipu muslihatnya Roh Izebel

roh-izebel

Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:  Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama. Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala. Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinahnya. ~Wahyu 2:18-21

Roh IzebelRoh Izebel adalah roh dominan yang akan menukarkan peran suami dan istri (Izebel dominan terhadap Ahab). Salah satu cara yang paling ampuh dari iblis untuk menghancurkan anak-anak Tuhan ialah dengan merusak rumah tangga mereka. Distorsi peran akan menimbulkan efek berkepenjangan, seperti hancurnya rumah tangga. Jika orang tua tidak utuh lagi, efeknya akan langsung dialami oleh generasi mereka. Kehilangan otoritas dari keluarga membuat anak tidak akan dalam lingkungan itu. Biasanya mereka yang tidak puas dengan keadaan rumah akan melampiaskan pada pergaulan. Itulah sebebnya suami harus kembali kepada perannya sebagai imam dan kepala rumah tangga, demikian juga istri.

Bukan hanya itu, Alkitab menuliskan bahwa roh Izebel merupakan roh penyembahan berhala, dan roh perzinahan. Iblis menipu kita bahwa berhala itu ialah patung, dll. Namun segala sesuatu yang didahulukan daripada Tuhan adalah berhala. Saat ini dunia menawarkan banyak hal yang bisa membuat kita nyaman dan melupakan aktivitas dengan Tuhan. Banyak anak-anak Tuhan yang lebih gemar dengan gadget ataupun menghabiskan waktu di depan televisi hanya untuk yang kurang bermanfaat, seperti infotaiment, dll. Hati-hati terhadap roh Izebel.

Izebel dalam 1Raja-raja 19 bersumpah akan membunuh Elia. Roh inipun telah masuk ke dalam gereja, dengan melumpuhkan anak-anak Tuhan lewat intimidasi dan ketakutan. Berapa banyak anak-anak Tuhan akhir-akhir ini memilih untuk tidak melayani hanya karena teringat dengan masa lalu mereka. Iblis berkata “kamu tidak layak” sembari mengingatkan masa lalu kita. Jika iblis mengingatkan anda tentang masa lalu anda, ingatkan dia masa depannya, yaitu dalam neraka yang kekal!

Roh izebel juga merupakan roh yang egois dan suka memaksakan kehendak sendiri. Dalam gerejae, masalah kecil saja bisa jadi perpecahan jika kita mempertahankan ego. Menariknya iblis selalu berhasil menghasut agar kita meninggalkan pelayanan. Roh ini membuat kita susah menundukkan diri terhadap otoritas, suka membangkan dan lebih suka pamer kerohanian. Kita berdoa dan melayani tetapi hanya untuk status rohani.

Roh Antikristus

dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus  dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. ~1 Yoh 4:3

Roh antikistus pada dasarnya adalah roh agamawi. Secara identitas mungkin beragama Kristen, tetapi justru tidak mengenal Yesus secara pribadi. Singkat kata, lebih cocok disebut kristen KTP atau kristen yang belum lahir baru. Kegiatan rohani dan aktivitas gereja hanya merupakan rutinas belaka.

Banyak aliran gereja yang saai ini menganut “Father center”, sehingga ketuhanan Yesus dan keilahian Roh Kudus diabaikan. Adapula yang menganut “Jesus Center”, sehingga Bapa dan Roh Kudus dibaikan. Padahal kita percaya kepada Allah tritunggal.

Roh ini akan bekerja semaksimal mungkin agar kita meninggalkan iman kita. Hati-hati terhadat berkat akhir-akhir ini. Iblis akkan menawarkan sesuatu yang lebih besar, yang mungkin saja akan menyita waktu anda untuk beribadah dan berbakti kepada Tuhan. Perlahan tapi pasti, ia akan mebuat kita berjalan tanpa Tuhan, sampai di suatu titik nanti,  ia akan meninggalkan anda dalam keadaan hancur.

Roh Babel

Babel adalah suatu kerajaan yang dibangun oleh Nimrod salah satu dari keturunan Ham. Nimrod adalah manusia yang mula-mula paling berkuasa dimuka bumi ini. Anda tentu tahu bagaimana Alkitab mencatat peritiwa saat Tuhan menghancurkan menara babel. Roh ini adalah roh “aku”. Jika keakuan kita lebih besar maka Tuhan akan semakin kecil dalam hidup kita. Kita bukanlah apa-apa tanpa Tuhan.

Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” ~Yoh 3:30

Keakuan juga sama dengan kesombongan. Tahukah anda bahwa tidak ada orang mabuk yang benar-benar sadar dia sedang mabuk? Demikian juga dengan kesombongan. Dosa ini kadang tidak bisa dikenali kapan munculnya. Bisa saja memiliki sesuatu yang lebih sedikit daripada orang lain, kita sudah sombong dalam hati kecil. Roh inipun masuk dalam gereja. Sepertinya pelayanan sukses karena “aku”, semua jemaat diberkati karena “aku”. Hal ini baru benar-benar bisa disadari jika kita merendahan diri dalam hadiratNya. Berapa banyak anak-anak Tuhan yang karena sudah fasih lidah sudah jarang mempersiapkan diri saat pelayanan? “Ah, itu gampanglah”, pungkasnya. Betapa sombong dan angkuhnya anak-anak Tuhan yang sudah mahir dan berbakat bermain musik tetapi mengabaikan persiapan? Salah satu cara terbaik melayani Tuhan adalah dengan mempersiapkan diri melayaniNya, apapun bentuk pelayanannya. Jangan pernah memulai konser sebelum menyetel alat musik.

Sombong dan angkuhRoh arogansi ini juga berhasil merusak gereja Tuhan dengan mengatakan denominasiku yang paling benar! Berdebat tiada henti hanya untuk hal yang tidak perlu dipusingkan. Inilah yang menyebabkan doa Tuhan Yesus di Yohanes 17 belum digenapi sampai saat ini. Berhentilah mengagung-agungkan merek gereja, dan mulailah berfokus kepada Tuhan yang punya gereja.

Roh babel juga akan menghasut setiap orang percaya lebih banyak melakukan aktivitas rohani dibandingkan dengan memperhatikan kerohanian sendiri. Banyak anak-anak Tuhan yang lebih gemar menyetel musik rohani, tetapi malas untuk menyembah. Mereka lebih gemar mendengar khotbah-khotbah daripada melakukan saat teduh pribadi, ataupun lebih gemar membaca renungan tanpa Alkitab. Hal ini tentulah tidak salah, namun waspadalah akan strategi dari roh babel. Kita harus bisa menempatkan mana yang utama, mana yang sebagai pelengkap. Semua hal ini bisa menjerumuskan kita pada rutinitas.

“Sadarlah dan berjaga-jagalah”! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa  yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. ~ 1 Pet 5:8

1 Petrus 5.8

TETAP SIAP PENGANGKATAN-KESIAPAN HATI – Ev. Simon Peter (1-5-2015)

TETAP SIAP PENGANGKATAN-KESIAPAN HATI – Ev. Simon Peter (1-5-2015)
image

Suatu hari adik perempuan saya mendapat mimpi yang mana Tuhan memperingatkan tentang dosa yang belum diakui, dia melihat Pengangkatan terjadi dan meninggalkan orang-orang Kristen yang belum bertobat dari dosa mereka, ada yang didapati sementara mereka mengatakan “saya akan bertobat di malam hari” tapi tiba-tiba Pengangkatan terjadi dan mereka tidak berhasil.

Pada jam ini ular sedang menipu banyak orang yang berdosa dan berbohong kepada mereka bahwa masih ada waktu untuk bertobat, banyak yang memegang dosa yang belum diakui tanpa bertobat dan saudara mengatakan “saya akan bertobat ketika saya pulang ke rumah”. Ini adalah penipuan dari Setan karena sekarang waktu tidak berada di pihak kita! Kita perlu bertobat segera apabila saudara jatuh ke dalam dosa dan pada waktu itu ketika pakaian saudara memiliki noda, itu akan sangat menyakitkan ketika saudara sudah hidup kudus sepanjang waktu itu, tetapi saat saudara berbuat dosa dan Pengangkatan terjadi, saudara berakhir tertinggal! Ini akan sangat menyakitkan betapa saudara sudah memperhatikan jubah saudara, tetapi pada akhirnya saudara tertinggal.

Kita perlu hidup dalam pertobatan setiap jam dan menyembah setiap jam, ketika saudara berjalan di jalan dan saudara jatuh dalam dosa maka Roh Kudus memperingatkan saudara, tanpa penundaan bertobat saat itu juga di jalan, berdoa dalam Roh sambil saudara berjalan karena Pengangkatan tidak akan menunggu saudara untuk bertobat! Di hari yang lain saya membantu ibu saya bekerja di lapangan, kemudian saya menjawab ibu saya dengan kasar. Saya merasa begitu terbebani dalam hati saya dan Roh Kudus memberitahu saya untuk bertobat dari dosa saya, saya mulai kehilangan damai sejahtera dalam hati saya dan saya dengan cepat merasakan Roh Kudus bergerak menjauh dari saya, saya merasakan hadirat-Nya menjauh dan tiba-tiba rasa takut dan marah mulai menyerang saya, saya berhenti dari segala sesuatu yang saya kerjakan dan pergi untuk bertobat, ketika saya melakukannya saya merasa damai dan Roh Kudus mengisi saya lagi serta menjadi kuat. Saya bisa merasakan sukacita dari pertobatan, hati saya menjadi sembuh dari kemarahan dan rasa sakit.

Kita perlu meminta Tuhan untuk hati pertobatan dan hati yang lembut dan peka terhadap dosa agar dapat bertobat, karakter Mempelai Kristus adalah hidup dalam pertobatan, kerendahan hati dan kerendahan hati. Kita tidak perlu berpura-pura kita baik-baik saja karena kita tidak bisa menipu Tuhan atau Setan,begitu pula saudara tidak dapat membodohi diri sendiri, kita perlu bertobat setiap jam saat saudara mengetahui dosa. Saudara membaca suatu pengajaran dan saudara menegur dan menelanjangi dosa saudara, tetapi karena keras kepala saudara tidak dapat bertobat! Saudara menolak untuk rendah hati dan berlutut di hadapan Tuhan dalam pertobatan, saudara merasa sulit untuk meminta pengampunan bahkan bagi mereka yang telah menganiaya! Bertobat dan berubahlah sebelum Anugerah berakhir, kita berada dalam masa/periode Anugerah dan bukan berada dalam periode waktu biasa! Waktu di Surga sudah habis, ini hanya karunia Tuhan di mana kita dapat lari menuju salib dan Bertobat! Kasih Karunia Tuhan tidak akan binasa, namun karena hati yang tak bertobat, mereka akhirnya binasa dan masuk dalam neraka.

# Ibrani 3:15Tetapi apabila pernah dikatakan: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman”

Saat saudara jatuh ke dalam dosa Roh Kudus biasanya bergerak menjauh dari saudara selama beberapa saat tertentu, di sana saudara mulai merasa ada perdamaian dan saudara merasa ada beban di hati saudara, Sukacita saudara mulai memudar dan kemudian saudara mulai merasa depresi dan diliputi kemarahan, dan saat itu wajah saudara menjadi jelek dan terlihat sengsara!

Lalu kemudian di saat lainnya, saudara mulai membuka pintu lain untuk dosa, iri hati, amarah, kepahitan, kebencian, perselisihan dan kebanggaan. Pada akhirnya setan-setan telah mengambil hidup saudara, kehidupan rohani saudara mulai mati, tidak lagi berdoa, tidak lagi cinta akan Firman dan kemudian pada akhirnya saudara jatuh seperti Lucifer! Dimulai dengan tidak bertobat dari satu dosa pun, saudara mengatakan bahwa saudra akan bertobat tetapi ketika saatnya tiba, saudara tertinggal! Pengangkatan datang seperti pencuri, sangat tak disadari saudara akan melewatkannya karena Dosa kecil!

# Wahyu 22:14Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.

Ini adalah jam pertobatan untuk membersihkan jubah saudara setiap jam agar siap setiap jam nya. Saat saudara merasa tidak ada kedamaian makaitu adalah tanda untuk bertobat dan memberikan beban saudara kepada Yesus sebelum beban itu membuat saudara gagal. Mereka yang berbohong perlu bertobat dan berhenti berbhong, memaafkan orang-orang yang bersalah kepada saudara, orang-orang yang memendam kebencian perlu bertobat sebelum sangkakala ditiup! Jika saudara marah dengan seseorang, maka saudara perlu untuk berdamai dan bertobat karena waktu tidak akan ditunda lagi. Mesias akan datang, dan jangan mengatakan bahwa saudara akan bertobat di menit berikutnya karena berikutnya bisa jadi terjadi Pengangkatan!

Kita perlu selalu menjaga hati kita siap dalam kesucian, kedamaian dan dengan Kekudusan, pikiran kita juga harus suci tanpa kejahatan, menjaga jalan kita tetap bersih dan murni karena waktu tidak di pihak kita! Peka terhadap Roh Kudus saat saudara sedang dihukum karena dosa, berlututlah saja dan bertobat untuk menjaga jubah saudara siap dan tak bercacat.

# Mazmur 32: 1-2Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak

berjiwa penipu!

# 1 Tesalonika 5: 2-3karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman–maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin–mereka pasti tidak akan luput.

1 Tesalonika 5:23Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

((Doa Pertobatan))

Letakkan tangan kiri sadara di dada dekat jantung saudara dan katakan ini menggunakan lidah saudara agar diselamatkan-

{KATAKAN}-YESUS ANAK ALLAH YANG PERKASA YANG TELAH MATI KARENA DOSA SAYA, HARI INI SAYA BERTOBAT DARI SEMUA DOSA SAYA, DOSA AMORALITAS, DOSA DARI MASA LALU SAYA, DOSA KELUARGA SAYA, SAYA BERTOBAT DARI SEMUA DOSA YANG SAYA SADARI ATAU TIDAK SADARI. SAYA MOHON, YESUS AMPUNI SAYA DAN BERSIHKANKU DARI SEMUA DOSA SAYA MELALUI DARAH-MU DENGAN ANUGERAHMU YANG LEMAH LEMBUT.

DARI HARI INI SAYA AKAN MENGIKUTI-MU DAN MELAYANI-MU, HAPUS NAMA SAYA DI KITAB NERAKA DAN TULIS NAMA SAYA KEMBALI DALAM KITAB KEHIDUPAN DI DALAM NAMA YESUS. KIRIM ROH KUDUS-MU UNTUK MENGISI SAYA DAN MEMBIMBING SAYA MULAI DARI SEKARANG DI DALAM NAMA YESUS.

HARI INI SAYA SUDAH BERTOBAT DAN MENERIMA-MU YESUS DALAM HATI SAYA SEBAGAI JURUSELAMAT PRIBADI SAYA DAN TUAN SAYA, DALAM NAMA YESUS KRISTUS SAYA SUDAH TERLAHIR KEMBALI. AMIN.

Jika saudara sudah percaya sekarang, katakan Amin kemudian berdoa 5 menit berbicara dengan Yesus dan saya akan Berdoa untuk saudara dan membuat saudara tetap dalam doa saya, saya juga akan meminta YESUS untuk mengirimkan kepada saudara Roh Kudus sang penolong yang sudah dijanjika bagi saudara.

TUHAN MEMBERKATI SAUDARA KARENA SUDAH MENERIMA HIDUP YANG BARU DALAM YESUS, BERSIAP DAN HIDUP KUDUS SETIAP JAM DALAM KETAATAN DAN PERTOBATAN.

Bagikan ini!

– Ev. Simon Peter

PASTIKAN NAMA KITA TERCATAT DI KITAB KEHIDUPAN !

KHOTBAH VISI
Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo
JCC, 05 April 2015

“PASTIKAN NAMA KITA TERCATAT DI KITAB KEHIDUPAN!”

Book of life

Shalom Saudara yang dikasihi Tuhan, hari ini adalah hari yang istimewa sebab kita sedang memperingati kebangkitan dari Tuhan Yesus. Jadi kalau hari Jum’at lalu kita memperingati kematian Tuhan Yesus di SICC, ini memang tidak biasanya terjadi dimana Jum’at Agung dan Ibadah Paskahnya ada di minggu pertama, tetapi hari ini kita bersukacita karena persis minggu pertama ini kita ada di tempat ini.

Mari kita buka 1 Korintus 15 : 3 – 9, 3Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, 4bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; 5bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. 6Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. 7Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. 8Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya. 9Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah.

Saudara, Firman Tuhan berkata bahwa Tuhan Yesus mati karena dosa-dosa kita. Yang seharusnya mati itu adalah kita, tetapi Tuhan Yesuslah yang mati karena dosa-dosa kita. Alkitab katakan, Semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, upah dosa adalah maut, mati! Tetapi Yesus yang tidak mengenal dosa telah dijadikan dosa oleh karena kita supaya di dalam Dia, supaya yang percaya kepada Yesus dibenarkan oleh Allah. (Roma 3 : 23, Roma 6 : 23).

Saudara, berbicara tentang kematian itu ada 3, yaitu :
1. Kematian secara rohani
Artinya kita dipisahkan dari Allah dimana Roh Allah meninggalkan kita.

2. Kematian secara jasmani
Roh manusia terpisah dari tubuh ini.

3. Kematian kekal selama-lamanya
Ini tempatnya di NERAKA!
Kita akan lihat apa yang Tuhan Yesus katakan tentang neraka. Tuhan Yesus berkata bahwa neraka adalah tempat kegelapan yang paling gelap dimana di situ akan terdapat ratap dan kertak gigi. Akan terjadi penyiksaan-penyiksaan yang luar biasa di sana yang bukan hanya 1 tahun, 2 tahun, 10 tahun, bukan 100 tahun melainkan selama-lamanya! Dan Tuhan Yesus juga berkata bahwa neraka adalah tempat dimana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak pernah padam.
Saudara, neraka itu adalah sesuatu yang sangat mengerikan! Dan saya hari ini khusus untuk menekankan hal ini kepada Saudara. Jangan sampai kita masuk neraka!

Saudara, hari-hari terakhir ini Tuhan banyak berbicara kepada saya tentang neraka. Saya disuruh membaca di Alkitab dan juga membaca buku-buku dari mereka-mereka yang oleh Tuhan memang ditunjukkan sorga dan neraka. Saya belakangan ini justru banyak membaca, semakin saya membaca itu semakin saya mengerjakan keselamatan saya dengan lebih takut dan lebih gentar lagi.
Saudara yang dikasihi Tuhan, hari-hari ini Tuhan mengingatkan kita supaya kita mengerjakan keselamatan kita dengan takut dan gentar. Saya merekomendasikan supaya Saudara membaca buku-buku yang seperti itu. Memang ada sebagian orang yang berkata, “Ah itu mungkin hanya sebagian dari sensasi saja”, tidak demikian! Karena itu benar-benar Tuhan yang suruh. Kalau saya membaca, contohnya dari Mary Baxter, Park Yong Gyu, Choo Thomas, mereka semua ketika diperlihatkan sorga dan neraka untuk menuliskannya mereka butuh waktu lama untuk berdoa dan bertanya bagaimana caranya menuliskannya, apalagi untuk menuliskan tentang neraka. Kalau sorga memang begitu indah luar biasa, tetapi neraka mereka dengan gemetar menuliskan bagaimana ngerinya keadaan di neraka itu. Dan untuk itu mereka berdoa dan berdoa sehingga dituntun oleh Roh Kudus untuk menuliskannya. Ini bukan buku main-main! Saya merekomendasikan kepada Saudara, seperti Tuhan menyuruh saya maka banyaklah membaca buku-buku seperti itu. Benar Saudara, ketika saya banyak membaca akhir-akhir ini, itu benar-benar satu perubahan yang lebih lagi. Saya semakin mengerjakan keselamatan saya dengan semakin takut dan gentar. Itu persis seperti Rasul Paulus yang berkata, “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak…” (1 Kor 9 : 27)

Jadi tiap-tiap hari saya mempraktekkan apa yang dulu Rasul Paulus praktekkan. Saya terus mengoreksi diri saya dan itu yang Tuhan mau. Saya berdoa supaya semua yang ada di tempat ini masuk sorga dan jangan sampai masuk neraka. Dan saya mau beritahu 1 hal kepada Saudara, tidak semua yang namanya orang Kristen masuk sorga! Tetapi hanya mereka yang taat dan sungguh-sungguh melakukan kehendak Tuhan, melakukan Firman Tuhan dan taat sampai akhir. Hanya merekalah yang masuk sorga!

Kalau saya membaca dari buku-buku itu, sungguh mengerikan! Di nereka itu bukan hanya ada orang-orang yang tidak mengenal Tuhan Yesus, tetapi mereka juga banyak melihat yang namanya pendeta, majelis, penatua dan jemaat. Dikatakan bahwa itu adalah orang Kristen tetapi yang berdosa, yang tidak pernah bertobat dari dosanya. Sekali lagi saya mau katakan kepada Saudara, neraka itu sesuatu yang sangaaaatttt mengerikan! Jangan sampai kita masuk ke sana, oleh karena itu Tuhan Yesus datang dan Dia yang adalah Allah menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan Saudara dan saya. Supaya kita yang percaya kepada Dia dibenarkan dan kita tidak usah masuk neraka lagi. Untuk itulah Tuhan Yesus datang dan mati bagi kita!

Kalau kita lihat cara mati dari Tuhan Yesus, itu sungguh-sungguh sangat mengerikan. Sebetulnya kita yang harus mengalami seperti itu, tetapi Dialah yang menggantikan kita. Dia mati dengan cara demikian!

Mengapa Tuhan Yesus harus mati dengan cara yang seperti itu? Alkitab berkata :
1. Tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan dosa!
2. Penyakit kitalah yang ditanggung-Nya
3. Kesengsaraan kita yang dipikulnya
4. Oleh bilur-bilurnya kita disembuhkan.

The Passion of the Christ 5

Mari kita angkat tangan kita dan katakan bersama, “Tuhan Yesus, Engkau baik, Engkau sungguh baik dan sangat baik (mari letakkan tangan kita di dada) kepada saya!”

Mari kita renungkan sebentar bagaimana cara mati dari Tuhan Yesus.
Penderitaan Tuhan Yesus dimulai di Taman Getsemani. Dia tahu bahwa Dia akan mengalami hal-hal yang mengerikan. Jangan lupa bahwa Tuhan Yesus selain 100% Allah, Dia juga 100% manusia seperti Saudara dan saya. Tuhan Yesus sangat ketakutan bahwa dikatakan bahwa peluh-Nya bertetesan seperti darah, itu satu bentuk tekanan emosi yang luar biasa sehingga menghasilkan yang seperti itu. Saudara yang dikasihi Tuhan, itu semua buat Saudara dan saya. Kalau ada di antara Saudara yang saat ini mengalami ketakutan, Saudara hanya datang kepada Tuhan sebab Tuhan sudah menanggung semua buat Saudara dan saya. Saya percaya ketakutan yang kita alami itu masih tidak seberapa dibanding apa yang Tuhan Yesus alami pada waktu itu.

Kemudian pada waktu itu datanglah murid Tuhan Yesus yang selalu bersama-sama dengan-Nya, salah seorang murid yang bernama Yudas Iskariot. Yudas datang dengan ciuman mautnya dan Tuhan Yesus dikhianati.
Kalau Saudara pernah mengalami dikhianati oleh orang yang dekat dengan Saudara, kira-kira bagaimana dengan Saudara? Mungkin Saudara mulai sakit hati dan kepahitan kepada orang itu, tetapi saya mau beritahu Saudara supaya jangan sampai sakit hati apalagi kepahitan. Kalau Saudara sudah sampai mengalami seperti itu datanglah kepada Tuhan Yesus dan saya percaya Tuhan Yesus akan berkata, “Anak-Ku, Aku sudah mengalami hal yang lebih daripada kamu. Kamu hanya perlu mengampuni”. Jangan sampai Saudara kepahitan, sebab orang yang kepahitan dan dibawa sampai nanti, maka tempat Saudara bukan di sorga, melainkan di neraka! Saya harus jelas mengatakan ini! Saudara, jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan (Amsal 4 : 23).

Lalu Tuhan Yesus ditangkap dan dibawa ke rumah Imam Besar Kayafas. Di sana Tuhan Yesus ditampar, diludahi, dikata-katai hal-hal yang jahat, dsb. Pernahkah Saudara mengalami yang seperti itu? Sekali lagi, kalau Saudara mengalami yang seperti itu, jaga hati dan datang kepada Tuhan Yesus. Dia yang sudah menebus dan menanggung buat Saudara dan saya.

Pada waktu Tuhan Yesus dibawa kepada Pilatus, dia diperingati oleh istrinya, “Jangan engkau mencampuri perkara orang benar itu, sebab oleh karena Dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam”. (Matius 27 : 19). Pilatus mencari apa kesalahan Tuhan Yesus dan tidak dapat menemuinya. Sementara itu orang-orang Yahudi berkata, “Salibkan Dia! Salibkan Dia!”. Lalu kerusuhan mulai terjadi dan Pilatus terus mencoba untuk melepaskan Tuhan Yesus, tetapi dia tidak mampu. Dan akhirnya Pilatus menyerahkan Tuhan Yesus kepada orang-orang Yahudi untuk disalibkan.

Langkah awal dari penyaliban itu, Tuhan Yesus dihukum cambuk. Jubah-Nya dibuka dan Tuhan Yesus diikat pada sebuah tonggak. 2 algojo memegang cambuk yang ujungnya dari potongan tulang dan potongan besi. Setiap kali cambuk itu dihujamkan ke tubuh Tuhan Yesus, maka akan menimbulkan luka yang sangat dalam! Darah bercucuran dan sakitnya luar biasa! Tuhan Yesus berteriak-teriak kesakitan!

Belum selesai sampai disitu, Tuhan Yesus lalu diberi mahkota duri! Duri ditancapkan diatas kepala-Nya, sakitnya luar biasa dan darah kembali keluar. Itu belum selesai, tangan dan kaki Tuhan Yesus lalu dipaku. Sakitnya luar biasa dan darah kembali bercucuran. Akhirnya Tuhan Yesus digantung di atas kayu salib dan Dia sangat-sangat menderita. Dada-Nya sangat sesak akibat cairan yang menekan jantung-Nya. Sementara dalam keadaan yang berlumuran darah, orang-orang yang lalu-lalang semuanya menghujat Tuhan Yesus. Orang-orang Farisi, ahli-ahli Taurat dan para tua-tua semuanya menghujat Tuhan Yesus bahkan salah satu penjahat yang disebelah Tuhan Yesus ikut menghujat-Nya. Tuhan Yesus menderita lahir dan batin.

Saudara, sekitar jam 12 siang hingga jam 3 sore tiba-tiba di Golgota mulai gelap. Tuhan Yesus gelisah dan kemudian mulai berteriak, “Eli, Eli, lama sabakhtani? Eli, Eli, lama sabakhtani? Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Mat 27 : 46).
Tuhan Yesus pada waktu itu ditinggalkan oleh Bapa. Orang yang berdosa itu ditinggalkan dari Allah Bapa dan Tuhan Yesus harus menanggung itu. Itu yang paling berat! Saya percaya penderitaan yang lain tidak dapat dibandingkan dengan pada waktu Dia ditinggalkan Bapa. Saya pribadi kalau sampai tidak merasakan hadirat Tuhan, buat saya itu satu siksaan.

Saya selalu menjaga dalam hidup ini supaya bisa terus bisa merasakan hadirat Tuhan. Itu yang menjadi segalanya bagi saya. Saya tidak tahu dengan Saudara, tetapi berbahagialah Saudara kalau Saudara mempunyai 1 prinsip hidup, “Saya setiap saat mau merasakan hadirat Tuhan”. Sehingga hal-hal yang membuat kita tidak bisa merasakan hadirat Tuhan akan kita koreksi. Mungkin ada dosa, mungkin ada hal-hal yang tidak berkenan dihadapan Tuhan, itu harus kita selesaikan supaya kita bisa merasakan hadirat Tuhan dan itulah Tuhan Yesus! Tuhan Yesus yang selalu merasakan hadirat Bapa, tiba-tiba Dia harus merasakan ditinggalkan Bapa-Nya.

Akhirnya Tuhan Yesus mati, “Sudah selesai!. Tuhan Yesus menyerahkan nyawa-Nya dan Tuhan Yesus dikuburkan. Seperti Alkitab katakan tadi, Tuhan Yesus mati karena dosa-dosa kita, Dia dikuburkan, tetapi pada hari yang ketiga Dia bangkit dari kematian. Haleluya!

Saudara, Tuhan Yesus hidup! Dia bangkit! Tetapi tidak semua orang yang percaya kalau Tuhan Yesus itu hidup karena pada waktu itu disiarkan kabar bahwa mayat Tuhan Yesus dicuri murid-murid-Nya. Tentunya kabar itu sampai hari ini masih beredar sehingga banyak orang yang tidak percaya kalau Tuhan Yesus itu hidup. Tetapi berbahagialah Saudara dan saya yang percaya bahwa Tuhan Yesus benar-benar hidup sesuai apa yang dikatakan oleh kitab suci.

Apa yang Alkitab katakan kalau sampai Tuhan Yesus tidak hidup? Kalau sampai Tuhan Yesus tidak hidup, Alkitab katakan :
1. Pemberitaan Firman Tuhan itu sia-sia
2. Kepercayaan kita sia-sia dan kita masih ada di dalam dosa-dosa kita
3. Orang-orang yang mati di dalam Tuhan akan tetap binasa
4. Kita dikatakan orang-orang yang paling malang dari segala manusia.
5. Mujizat dan kesembuhan itu tidak akan ada lagi

Tetapi puji Tuhan karena Tuhan Yesus hidup, maka yang terjadi adalah :
1. Pemberitaan Firman Tuhan tidak sia-sia.
2. Kepercayaan kita tidak sia-sia, kita tidak di dalam dosa kita lagi, tetapi kita akan hidup kekal bersama Dia selama-lamanya.
3. Orang-orang mati di dalam Tuhan tidak binasa tetapi akan hidup kekal selama-lamanya.
4. Kita bukan orang-orang yang paling malang dari segala manusia, tetapi justru orang-orang yang paling beruntung dari segala manusia.
5. Mujizat dan kesembuhan itu masih ada dan itu nyata. Haleluya!

Saudara, saya salah satu hamba Tuhan yang diberikan oleh Tuhan karunia untuk melakukan pelayanan dalam kesembuhan. Sudah 9 tahun terakhir Tuhan memberikan itu dan saya adalah saksi-Nya bahwa mujizat dan kesembuhan seperti apa yang dilakukan Tuhan Yesus 2000 tahun yang lalu itu sampai dengan hari ini masih ada dan itu nyata. Saya melihat dengan mata sendiri, orang buta melihat, lumpuh berjalan, tuli mendengar, kanker dan tumor yang hilang seketika, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.

Saudara, Tuhan Yesus sekarang ada di sorga duduk disebelah kanan Allah Bapa. Sampai kapan Tuhan Yesus ada di sana? Kisah 3 : 21 berkata demikian, Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.
Tuhan Yesus akan tetap di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu. Kalau itu selesai maka Tuhan Yesus akan datang kembali menjemput Saudara dan saya. Dan waktunya sudah sangat singkat!

Ada 2 pesan yang Tuhan berikan begitu kuat akhir-akhir ini :
1. Kedatangan Tuhan Yesus sudah sangat-sangat-sangat dekat
2. Hari-hari ini kita sedang memasuki satu penuaian jiwa besar-besaran.

Saudara, Tuhan Yesus berpesan kepada kita hari ini dan saya percaya ini merupakan pesan Paskah buat Saudara dan saya, “BERJAGA-JAGALAH!”
Saya diingatkan apa yang Tuhan Yesus pesankan kepada Jemaat di Sardis. Kalau Saudara membaca Wahyu 3 : 3 maka disitu dikatakan, …Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.

Artinya, kalau kita tidak tahu maka kita akan ketinggalan. Pada waktu pengangkatan terjadi, kita tidak tahu apa-apa dan kita akan ketinggalan. Tetapi saya percaya kita semua adalah orang-orang yang mau berjaga-jaga. Kalau kita mau berjaga-jaga, kita tidak akan ketinggalan. Apa yang dimaksudkan dengan berjaga-jaga disini?

Tuhan Yesus berkata kepada Jemaat di Sardis, Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati! (Wahyu 3 : 1)
Saudara, kenampakan dari luar rasanya seperti hidup apalagi kalau di gereja. Mungkin kalau di gereja yang berseru paling keras, “Haleluya! Haleluya!”, tetapi di dalamnya justru dia melakukan sesuatu yang menyakitkan hati-Nya Tuhan. Engkau kelihatan hidup padahal engkau mati! Tetapi Tuhan Yesus berkata kepada orang-orang yang seperti ini, Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satupun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku. Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! (Wahyu 3 : 2 – 3)

Bertobatlah itu artinya berjaga-jaga! Mari sekarang kita koreksi diri kita sebentar, mungkin kita kelihatan hidup dimana diluar kelihatan begitu rohani, tetapi di dalamnya Tuhan yang tahu. Tuhan akan berkata, “Engkau dikatakan hidup (mungkin orang-orang menganggap engkau hidup) tetapi sebetulnya engkau mati! Bertobatlah! Bertobatlah!”. Artinya, berjaga-jaga.

Dan Tuhan juga katakan, Barangsiapa menang (artinya siapa yang bertobat), ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya. (Wahyu 3 : 5)

Saudara, pada waktu kita bertobat dan menjadi orang Kristen lahir baru, nama kita ditulis dalam Kitab Kehidupan. Kalau kita keluar sebagai pemenang sampai akhirnya nanti, nama kita tidak akan dihapus. Tetapi kalau sampai kita kalah, jadi Kristen yang kalah, nama kita bisa dihapus!

Saudara, ini pesan Tuhan dan dengarkan baik-baik! Pastikan nama kita tertulis dalam Kitab Kehidupan. Karena itu kita harus koreksi diri terus. Sebab ini bisa hilang dan begitu kita kalah maka nama kita dihapus oleh Tuhan dari Kitab Kehidupan, tetapi barangsiapa menang namanya tetap tidak akan dihapus dan itu yang akan membawa kita masuk sorga. Amin!

Kesaksian Pemuda Yang Dibawa Ke Neraka
Saudara, ada sebuah kesaksian yang menarik. Ada seorang pemuda yang namanya berinitial ”W”. Dia adalah jemaat ditempat kita. Dia bersekolah di London untuk mengambil gelar master. Beberapa tahun yang lalu dia mengalami satu peristiwa yang luar biasa. Itu yang dia saksikan dengan gemetar kepada saya dan beberapa orang yang mendengarnya.

Pemuda ini adalah seorang Kristen yang sudah dibaptis, suka membaca Alkitab dan berdoa. Saya bertanya kepadanya, “Kekristenanmu bagaimana?”. Dia tidak bisa menjawab, dia hanya mengatakan, “Ya biasa-biasa saja, Pak”. Saya tidak tahu ukuran ‘biasa-biasa’-nya itu, sebab orang ketika ditanya pasti akan menjawab seperti itu. Atau mungkin ada yang berkata bahwa dia sungguh-sungguh, namun menurut ukurannya sendiri. Tetapi bagi pemuda ini apa yang terjadi? Beberapa tahun yang lalu ketika dia tidur tiba-tiba dia didatangi oleh orang yang berpakaian hitam, muka dan tangannya tidak kelihatan. Tiba-tiba dia menjadi ketakutan, “Waduh, ada apa ini?”. Sepertinya dia bangun tetapi ketika menoleh ke belakang, dia melihat badannya masih tidur. Jadi dia duduk tetapi dia masih bisa melihat badannya masih tidur. Lalu orang yang berpakaian hitam itu berkata, “Kamu sudah mati” dan tiba-tiba dia dibawa seperti naik terbang dan dibawa pada satu antrian. Di depannya dia lihat ada malaikat besar dan ada mimbar serta sebuah buku di atasnya. Di sebelah malaikat besar itu ada malaikat-malaikat kecil, artinya seukuran manusia. Setiap kali malaikat besar itu berkata kepada orang yang ada di depannya, lalu dia memberikan perintah kepada malaikat yang lebih kecil dan tiba-tiba orang itu dibawa oleh malaikat tersebut. Pemuda itu masih tidak mengerti, lalu tibalah gilirannya. Malaikat yang besar itu melihatnya dan membuka-buka buku yang ada di depannya. Pemuda itu tahu bahwa itu adalah buku kehidupan. Malaikat itu kelihatan menggelengkan kepalanya dan pemuda itu langsung ketakutan dan berkata, “Waduh, rasanya nama saya tidak ada”. Ternyata benar dan tiba-tiba malaikat yang besar itu berkata kepada malaikat yang kecil, “Bawa dia ke neraka!”. Pemuda itu tidak terlalu kaget, karena dia masih berpikir apakah dia hanya bermimpi tetapi dia mau dimasukkan ke neraka. Lalu tiba-tiba malaikat yang kecil itu memegang lengannya dengan satu tangan dan diajak terbang. Dia melihat langit biru yang cukup bagus, namun setelah terbang cukup lama dia melihat gunung-gunung dan ada lubang di gunung tersebut seperti gua dan mereka masuk ke sana. Yang dia lihat pertama, itu adalah tempat yang gersang, gelap dan tidak ada kehidupan. Lalu dia diajak berjalan dan sampailah kepada 1 pintu gerbang yang ada obor di kiri-kanannya untuk menerangi karena gelapnya di sana. Kemudian dia dibawa masuk ke dalam pintu gerbang itu dan dia melihat ada kelihatan cahaya merah. Namun setelah melewati itu tiba-tiba malaikat yang mengantarnya itu hilang! Dia kaget tetapi lalu berkata, “Ah, saya tahu jalan keluarnya. Saya mau ikut keluar, tadi lewat sana kan?”. Tetapi begitu dia berbalik jalan untuk kembali ternyata jalannya sudah tidak ada lagi! Dia sudah terjebak di dalam tempat itu! Dia sangat ketakutan dan terdengarlah suara, “Ini neraka lantai pertama!”. Yang dia lihat di langit-langit itu banyak orang bergelantungan dan pada sekujur tubuh mereka ada seperti agar-agar hijau yang bergerak-gerak menutupi dari kepala sampai kaki. Mereka tidak berteriak-teriak, hanya berdesis, “Huuff…huff..”. Dalam keadaan ketakutan tiba-tiba dia melihat agar-agar itu datang kepadanya dan menempel kepadanya. Lalu tiba-tiba dia pun digantung juga seperti itu! Yang dia rasakan, pertama dia sesak nafas luar biasa lalu di dahinya rasanya panas tetapi di belakang kepalanya dingin. Dia juga merasakan gatal di punggungnya tetapi tidak bisa menggaruk. Dia lalu berteriak-teriak, “Tuhan Yesus tolong!…Tuhan Yesus tolong!..” tetapi dibiarkan. Dia merasa sepertinya 3 hari dia ada di sana. Lalu kemudian tiba-tiba muncul 1 orang yang membawa lentera dan berkata, “Hei, kamu jangan teriak-teriak Nama itu! Kalau kamu teriak-teriak Nama Yesus nanti ada 2 setan yang akan menyeret kamu ke tempat yang lebih bawah”. Tetapi pemuda itu berpikir, “Kalau saya berbicara dalam hati, dia juga tidak akan tahu”. Di dalam hatinya dia terus berkata-kata, “Tuhan Yesus tolong!…Tuhan Yesus tolong!”…. Dan akhirnya apa yang terjadi?

Tiba-tiba dia seperti jatuh di suatu ruangan dan ada orang yang berpakaian putih besar. Dia tahu bahwa itu adalah Tuhan Yesus. Dia langsung tertelungkup di hadapan Tuhan Yesus, “Tuhan Yesus tolong saya, ampuni saya…”. Dia juga berjanji, “Saya mau melayani…saya mau hidup kudus, saya mau bayar perpuluhan…”. Mungkin selama ini dia tidak membayar perpuluhan rupanya. Pokoknya dia berjanji apa saja kepada Tuhan Yesus. Kemudian dia berpikir, “Kalau saya kembali, rasanya sudah 3 hari. Badan saya mungkin sudah diformalin. Bagaimana nanti?”. Itu perasaannya. Tetapi Tuhan Yesus berkata, “Aku berikan kepadamu kesempatan 1x lagi!”. Tiba-tiba pemuda itu terbangun dan dia kembali ke kamarnya. Dia berkata bahwa kamarnya itu dingin sekali karena AC-nya diatur 16 derajat, tetapi justru dia merasakan kepanasan luar biasa. Dan yang membuatnya kaget, orang yang berbaju hitam itu masih ada di sana!

Saudara, itu peristiwa beberapa tahun yang lalu. Pada waktu pemuda itu bersaksi di hadapan saya, dia ketakutan dan banyak diam. Kemudian dia berkata kepada saya, “Pak Niko, apa yang harus saya perbuat?”. Saya balik bertanya kepadanya, “Waktu kamu dibebaskan oleh Tuhan Yesus, apa yang kamu janjikan?”. Dia berkata, “Saya mau bersaksi”. Apakah sudah dilakukan? “Belum”. Saya beritahu kepadanya, “Tuhan mengasihi kamu”. Dia juga berkata, “Pak, 2 tahun yang lalu saya sudah koma dan saya tahu saya diingatkan ini”. Memang saya tahu bahwa Tuhan mengasihani anak ini dan dia bisa bertemu dengan saya. Saya katakan kepadanya, “Mulai sekarang kamu harus menyaksikan ini kemana-mana dan hidupmu harus berubah. Sebab kalau kamu tidak berubah maka kamu akan berakhir seperti itu, namamu tidak terdapat dalam kitab kehidupan”. Dia dengan gemetaran berkata, “Iya Pak, saya tahu”.

Saudara, saya tahu ini bukan kebetulan karena hari-hari ini Tuhan banyak berbicara kepada saya, “Kamu lebih banyak bicara tentang sorga dan neraka”. Kalau orang banyak membaca dan melihat itu maka orang akan lebih menghargai kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus. Amin!

Saudara, saya pribadi setelah saya dituntun seperti itu, sekarang rasanya saya lebih lagi dan lebih lagi menghargai serta menghormati kematian Tuhan Yesus. Cara mati dari Tuhan Yesus itu benar-benar seharusnya kita yang mengalaminya. Saudara perhatikan baik-baik! Pastikan nama Saudara ada di dalam Kitab Kehidupan!
Ini doa saya setiap hari, supaya Saudara semua masuk sorga! Berhati-hatilah, jangan sekarang Saudara ikut-ikutan berita-berita yang di luar sana. Dalam buku-buku yang saya baca itu ada dituliskan juga. Dikiranya kita bisa berbuat semaunya saja di hadapan Tuhan dan kita tetap selamat! Itu tempatnya di neraka! Sebab tidak pernah Alkitab berkata demikian, namun yang namanya pendeta sudah cukup banyak yang berkata demikian. Tetapi sekali lagi saya mau beritahu Saudara, pastikan nama Saudara ada dalam Kitab Kehidupan, sebab kalau sampai tidak ada maka tempatnya bukan di sorga! Dan saya berdoa supaya Saudara semua masuk sorga dan selagi masih ada di dalam dunia Saudara mengalami hari-hari ini pelipatgandaan mujizat. Amin!

——- M A R A N A T H A ——-

PESAN DARI TUHAN melalui Steve Yong Kim untuk BERSIAP untuk PENGANGKATAN/RAPTURE !!!

PESAN DARI TUHAN melalui Steve Yong Kim untuk BERSIAP untuk PENGANGKATAN/RAPTURE !!!
————————————————————————————————————-

Rapture

Pesan YESHUA HAMASIACH, YESUS KRISTUS saat doa. “Kapan saja, kapan saja Bersiaplah !!! Siaplah, engkau harus siap kapan saja !!!

Kapan saja, kapan saja, karena AKU datang !!!
AKU siap untuk datang anak-anak-KU !!! Tapi engkau tidak siap !!!
AKU siap untuk datang !!! Tapi engkau tidak siap anak-anak-KU !!!
AKU siap tapi Engkau belum siap Anak-anak-KU. AKU katakan pada kamu anak-anak-KU, siapkan dirimu dengan doa !!!

Oh, AKU siap tetapi engkau tidak siap !!! Engkau belum siap anak-anak-KU !!! Oh, begitu banyak yang tidak siap !!! Oh, begitu banyak yang tidak siap !!! Siapkan dirimu !!! Oh, engkau tidak siap. Kedatangan-KU sangat dekat !!! Mengapa engkau tidak siap ? Apakah engkau tidak melihat tanda-tanda di sekitarmu ?

AKU sudah memulai pekerjaan-KU dan kedatangan-KU sangat dekat. Dan engkau tidak siap anak-anak-KU !!! Begitu banyak yang tidak siap. Begitu banyak belum siap dan AKU tidak bisa, AKU tidak mungkin menunda lagi. Tapi AKU harus datang, tetapi begitu banyak yang tidak siap. Begitu banyak engkau tidak siap. AKU sudah siap anak-anak-KU AKU siap tapi engkau tidak siap.

Berapa lama lagi ??? berapa lama lagi AKU harus menunggu !!!
AKU telah memberikan begitu banyak waktu untuk bertobat dan untuk mengubah jalanmu kepada-KU…

Berapa banyak lagi ? Banyak dari engkau tidak siap untuk kedatangan-KU !!! Kedatangan-KU sudah dekat !!!
AKU harus membiarkan lebih banyak hal, lebih banyak hal dalam jalanmu !!! Banyak daripadamu akan dikalahkan !!! Banyak di antaramu, engkau akan berpaling, Banyak dari padamu akan menyerah !!! Banyak dari padamu !!! Banyak di antaramu !!! Engkau mengharapkan AKU datang !!! Engkau mengharapkan AKU datang. Engkau berharap rapture/pengangkatan gereja. Oh !!! Anak-anak-KU, jika engkau tidak dapat mengatasi permasalahan/pencobaan pribadimu, Jika engkau tidak bisa mengatasi kesengsaraan pribadimu dan ujian, bagaimana engkau bisa mengharapkan pengangkatan-KU.

ANAKKU ADALAH Pemenang !!! JIKA engkau dikalahkan dan MENUNGGU PENGANGKATANKU, BAGAIMANA ITU MASUK AKAL BAGIMU ? ENGKAU HARUS MENANG !!! ENGKAU HARUS DIMURNIKAN !!! ENGKAU HARUS DATANG MELALUI PENGUJIAN DAN PENCOBAANMU SENDIRI !!! ITU ADALAH ANAK YANG SIAP AKAN PENGANGKATAN !!!

APA YANG ANDA PIKIRKAN ARTI SIAP UNTUK PENGANGKATAN ?
ANDA BERPIKIR INI HANYA MENUNGGU ? DAN UNTUK MENINGGALKAN HIDUP INI DAN MENJADI NYAMAN DI SURGA ADALAH SIAP UNTUK PENGANGKATAN ? HANYA MENUNGGU PENGANGKATAN BUKAN BERARTI SIAP !!!

ANDA BERPIKIR membagikan BROSUR/TRAKTAT TENTANG PENGANGKATAN ADALAH SIAP UNTUK PENGANGKATAN ?
UNTUK ITU ENGKAU HARUS MEMERIKSA DIRI DAN LIHAT KEMBALI PADA HIDUPMU. APAKAH ENGKAU SIAP ? FOKUS PADA KU !!!
ENGKAU FOKUS PADA PENGANGKATAN ATAS TAPI ENGKAU TIDAK PEDULI TENTANG TENTANG HIDUPMU ATAU APA YANG PERLU ENGKAU PERHATIKAN DALAM HIDUPMU.

JIKA ENGKAU MEMILIKI SATU HAL BAHKAN milik DUNIA YANG BELUM ENGKAU PUTUSKAN UNTUK DILEPASKAN, JANGAN BERHARAP UNTUK diangkat !!! JANGAN BERHARAP UNTUK DIANGKAT !!!

HAL YANG KECIL DARI DUNIA AKAN MENAHAN ENGKAU DARI PENGANGKATAN !!! JIKA ENGKAU TIDAK MEMUTUSKAN MELEPASNYA, MAKA ENGKAU TIDAK akan diangkat !!!
AKU TIDAK AKAN MENGANGKAT MEREKA YANG TIDAK MEMUTUSKAN MATI ATAS HAL-HAL DARI DUNIA. MEREKA TIDAK SIAP UNTUK RAPTURE/PENGANGKATAN !!!

AKU HANYA AKAN MENGANGKAT MEREKA YANG TANPA KERUT DAN KARAT, MEREKA ADALAH Mempelai Perempuan yang MURNI. MEREKA YANG TELAH MENANG !!! MEREKA YANG TELAH MENGATASI UJIAN PRIBADI dan TRIBULASI/PENDERITAAN.

MEREKA YANG MENANG !!! MEREKA YANG TELAH MEMUTUSKAN MATI ATAS DOSA MEREKA DAN MEMBUAT KEPUTUSAN BERDEDIKASI secara sempurna pada-KU , ITULAH MEMPELAI PEREMPUANKU !!!

YANG TIDAK HANYA INGIN MENINGGALKAN DUNIA INI !!! DAN ANDA BERPIKIR ANDA BISA MENINGGALKAN DUNIA DENGAN DOSA MASIH MENEMPEL PADAMU ? MEREKA TIDAK akan diangkat !!!

AKU DATANG !!! KEDATANGANKU sudah dekat !!! ANAKKU, HAL-HAL AKAN TERJADI DENGAN CEPAT. AYO BERSIAPLAH ANAKKU !!! TINGGALKAN DOSAMU. JADILAH SIAP, ENGKAU HARUS MEMUTUSKAN DIRIMU MATI DARI DUNIA !!! MEMBUAT DIRIMU SIAP AKAN PENGANGKATAN !!! MINTA PADAKU UNTUK KEKUATAN MENJADI PEMENANG DAN AKU AKAN MEMBERIKAN ANDA KEKUATAN UNTUK MENANG. SEMUA penderitaan DAN SEMUA ujianmu, ANDA AKAN MELALUINYA JIKA ENGKAU MEMINTAKU UNTUK KEKUATAN.

ENGKAU AKAN DAPAT MENGATASI SEGALANYA DAN SIAP AKAN PENGANGKATAN. ANDA HARUS MEMBERSIHKAN DIRI DARI DUNIA. DATANG PADAKU !!! DATANG KEPADAKU ANAKKU !!! BEGITU BANYAK ENGKAU TIDAK SIAP !!! BAHKAN BANYAK DARIPADAMU TIDAK MENYADARI ENGKAU TIDAK SIAP NAMUN ENGKAU MENUNGGU UNTUK PENGANGKATANKU. ENGKAU AKAN TERTINGGAL !!! ENGKAU AKAN TERINGGAL DAN bertanya-tanya mengapa !!! MENGAPA ? TAPI ENGKAU HARUS TAHU BAHWA AKU SEDANG MEMBERI, AKU SEDANG BERBICARA UNTUK MEMBERIKAN ENGKAU INSTRUKSI UNTUK PENGANGKATAN. AKU SEDANG MEMBERI INSTRUKSI PADAMU untuk MENJADI Mempelai Perempuan-KU, INSTRUKSI UNTUK PERGI DIANGKAT !!! SEKARANG, ENGKAU HARUS MULAI !!!

Bride waitingYA, ENGKAU HARUS MEMBACA, ENGKAU HARUS BERDOA, BERDOA UNTUK IMAN YANG TEGUH DAN AKU AKAN MENGATAKAN APA YANG HARUS DILAKUKAN !!! SIAP UNTUK PENGANGKATAN ANAKKU, SIAPLAH UNTUK PENGANGKATAN !!! WAKTU SUDAH PENDEK !!! OH, WAKTU SUDAH PENDEK !!! TIDAK ADA WAKTU YANG TERISA !!! LARI PADAKU !!! DATANG PADAKU !!! ANDA HARUS MEMBERSIHKAN DIRIMU SEHINGGA ANDA DAPAT MENJADI MURNI, ANDA BISA MENJADI PUTIH DARI HAL-HAL DUNIAWI.

WAKTU UNTUK menyucikan dari DUNIA !!! WAKTU UNTUK MENANG !!! WAKTU UNTUK MENANG !!! Mempelai Perempuan PEMENANGKU !!! Mempelai Perempuan PEMENANGKU !!!

LEBIH BANYAK AKAN MATI, AKAN LEBIH BANYAK YANG MATI !!! HARI-HARI GELAP AKAN DATANG !!! HARI GELAP GELAP SEDANG DATANG !!! HARI YANG GELAP SEDANG DATANG !!! MENANGLAH ANAKKU !!! HARI YANG GELAP SEDANG DATANG !!! HARI YANG GELAP SEDANG DATANG !!!

KAPAN SAJA, KAPAN SAJA ANAKKU. SIAPKAN DIRIMU, KAPAN SAJA.
BEGITULAH PERKATAAN TUHAN.
HARAP PESAN INI didistribusikan ATAS TUBUH KRISTUS.

Referensi ayat

(Nahum 1:2-6)
1:2. TUHAN itu Allah yang cemburu dan pembalas, TUHAN itu pembalas dan penuh kehangatan amarah. TUHAN itu pembalas kepada para lawan-Nya dan pendendam kepada para musuh-Nya.
1:3 TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya.
1:4 Ia menghardik laut dan mengeringkannya, dan segala sungai dijadikan-Nya kering. Basan dan Karmel menjadi merana dan kembang Libanon menjadi layu.
1:5 Gunung-gunung gemetar terhadap Dia, dan bukit-bukit mencair. Bumi menjadi sunyi sepi di hadapan-Nya, dunia serta seluruh penduduknya.
1:6 Siapakah yang tahan berdiri menghadapi geram-Nya? Dan siapakah yang tahan tegak terhadap murka-Nya yang bernyala-nyala? Kehangatan amarah-Nya tercurah seperti api, dan gunung-gunung batu menjadi roboh di hadapan-Nya.

(Yehezkiel 26:19) Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Pada saat Aku menjadikan engkau kota reruntuhan, seperti kota-kota yang tidak berpenduduk lagi, kalau Aku menaikkan pasang samudera raya atasmu dan air banjir menutupi engkau,

(Yehezkiel 27:34) Sekarang engkau dirusak dan dilenyapkan dari permukaan laut dan tenggelam di dasar lautan; daganganmu dan seluruh penumpangmu tenggelam dengan engkau.

(Lukas 21:25) “Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut

(Yeremia 23:20) Murka TUHAN tidak akan surut, sampai Ia telah melaksanakan dan mewujudkan apa yang dirancang-Nya dalam hati-Nya; pada hari-hari yang terakhir kamu akan benar-benar mengerti hal itu

(Mazmur 104:6) Dengan samudera raya Engkau telah menyelubunginya; air telah naik melampaui gunung-gunung.

(Mazmur 32:6) Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.

( Yesaya 43:2) Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.

(Nahum 1:7-8)
1:7 TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya
1:8 dan menyeberangkan mereka pada waktu banjir. Ia menghabisi sama sekali orang-orang yang bangkit melawan Dia, dan musuh-Nya dihalau-Nya ke dalam gelap

(Wahyu 18:4-5)
18:4 Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.
18:5 Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Allah telah mengingat segala kejahatannya.

(Mazmur 91:9). Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu

(Mazmur 91:7-8) Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu. Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik

TUHAN YESUS