“MEMPELAI YANG MEMANCARKAN TERANG KEMULIAAN TUHAN” – RADIANT BRIDE OF CHRIST

“MEMPELAI YANG MEMANCARKAN TERANG KEMULIAAN TUHAN” – RADIANT BRIDE OF CHRIST

image

BANGKIT DAN MENJADI TERANG
Menjadi Terang Adalah Sebuah Perintah. ARISE AND SHINE…

Yesaya 60:1-2 “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.”
Sepanjang tahun ini kita diminta untuk berjalan dalam tuntunan Tuhan. Apa kehendak Tuhan bagi kita saat ini?

Yaitu agar kita bangkit dan menjadi terang.

Kalau ingin mengalami Multiplikasi dan perkenanan Tuhan dalam hidup ini, Tuhan katakan: “BANGKITLAH DAN MENJADI TERANGLAH !”

image

Mengapa Tuhan perintahkan kita untuk menjadi terang? Sebab kita sedang berada di dunia yang diliputi dengan kuasa-kuasa kegelapan. Dunia dalam kuasa si jahat; dan si jahat itu sedang menarik semua manusia agar masuk ke dalam dunianya, yaitu kegelapan.
Jangan sampai kita terbujuk oleh rayuan Iblis. Kalau kita masuk perangkap Iblis, maka kita tidak akan mengalami Multiplikasi dan Perkenanan Tuhan.

image

Matius 5:14-16 “Kamu adalah terang dunia.”
Tuhan menghendaki agar kita seperti kota di atas gunung sehinga semua orang dapat melihat terang kita. Kita juga harus seperti pelita yang ditaruh di atas kaki dian, bukan disembunyikan di bawah gantang. Artinya Tuhan mau kita memamerkan kebaikan yang kita lakukan kepada dunia ini, supaya nama Bapa dipermuliakan.

Keuntungan bagi kita kalau mau bangkit dan menjadi terang, yaitu:
Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terang, dan raja-raja datang kepada cahaya yang terbit atasmu.
Kelimpahan dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.
Tuhan memberikan damai sejahtera dan keadilan.
Tidak ada lagi kekerasan terjadi di negerimu.
Penduduknya semuanya menjadi orang-orang benar.
Inilah Multiplikasi dan perkenanan yang Tuhan janjikan kepada kita. Bayangkan bila semua anak-anak Tuhan menjadi terang! Maka kegelapan akan menjauh dan hilang lenyap. Puji Tuhan!

image

Apabila kita belajar dari orang lewi:
Ketika orang Lewi diberi tugas oleh Tuhan untuk membuat pelita di atas kaki dian agar tetap menyala di Kemah Suci apa yang mereka lakukan?

Tiap hari mereka menambahi minyak agar kaki dian tetap menyala. Tuhan mau pelita yang ada di dalam kita tetap menyala. Tiap hari kita diperintahkan untuk mengecek apakah persediaan minyak kita ini cukup.

Jadilah seperti lima gadis bijaksana dimana pelitanya selalu menyala dan membawa persediaan minyak yang cukup (Mat. 25:1-13). Tiap hari cek hidup kerohanian kita! Jangan tunggu lama-lama, kalau tidak nanti tiba-tiba padam.
Kalau sumbunya sudah mulai hitam dipotong sehingga pelita itu tetap menyala. Sumbu hitam berbicara tentang kesombongan yang perlu dipotong supaya menjadi rendah hati. Bila mengandalkan kekuatan sendiri, perlu dipotong supaya nyalanya bagus.

image

Lalang juga bisa diidentikkan dengan masalah, pergumulan, dan kesulitan hidup. Orang yang percaya kepada Kristus seharusnya tetap dapat berkembang di tengah-tengah lalang.
Justru dalam situasi yang sulit, kita diajak untuk makin memancarkan sinar kemuliaan Allah.

1. Mengandalkan Tuntunan Tuhan dalam segala hal.

Salah satu ciri seseorang menjadi dewasa adalah ia mampu mandiri. Namun, seseorang yang dewasa di dalam Tuhan juga menyadari bahwa kekuatannya sendiri terbatas. Rasul Paulus mengatakan di dalam Filipi 4:13 bahwa segala perkara dapat ditanggung di dalam Allah yang memberinya kekuatan. Mengandalkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan ini, apalagi di tengah situasi yang sulit, adalah tindakan iman yang penting.

2. Memegang prinsip hidup yang sesuai Firman Tuhan.

Ketika didera permasalahan yang besar, bahkan diperhadapkan pada pilihan hidup atau mati, kita akan tetap bertahan jika kita memegang teguh prinsip kita. Saat Tuhan Yesus mengalami pencobaan di padang gurun, Ia dihadapkan pada tawaran-tawaran yang dapat membuat hidup-Nya menjadi lebih mudah. Namun, Ia menolak semua tawaran itu dan tetap memegang teguh prinsip-Nya. Tuhan Yesus menjadi teladan bahwa kesulitan, pergumulan, dan permasalahan hidup tidak membuat prinsip-Nya menjadi goyah.

image

3. Berpikir positif sesuai kehendak Tuhan.

Dengan pikirannya, manusia dapat mengembangkan kehidupannya. Namun, dengan pikirannya pula, manusia dapat menghancurkan kehidupannya sendiri.

Pikiran memiliki kekuatan yang luar biasa. Daripada mengkhawatirkan hidup yang sarat dengan beban ini, lebih baik menanamkan pikiran kita dengan hal-hal yang positif. Membangun pikiran yang positif dengan firman Allah menjadi bekal bagi kita dalam menghadapi realita hidup ini.

Dengan demikian, bukan lagi kekhawatiran dan rasa takut yang mengendalikan hidup ini, namun rasa syukur atas segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup ini dan semakin intim dengan Tuhan

4. Memelihara sukacita di dalam hati.

Pergumulan dan kesulitan hidup tak jarang membuat seseorang menjadi lemah tak berdaya. Hati menjadi faktor penentu. Tatkala hati sudah menjadi lesu, maka tak ada lagi sukacita. Jika tak ada lagi sukacita, pupuslah harapan dan tak ada lagi karya yang dihasilkan. Hanya dengan sukacita, kita dimampukan untuk tetap berkarya di tengah situasi yang sulit sekalipun. Be Creative !

image

5. Jangan pernah menyerah ! Don’t you ever Give Up !

Pergumulan dan kesulitan hidup dapat menjadi kesempatan bagi kita untuk makin bertumbuh dewasa di dalam Tuhan. Karena itu, jangan pernah menyerah menghadapi lalang-lalang dalam hidup ini. Kita tidak pernah dibiarkan Tuhan berjalan sendiri dalam menapaki kehidupan ini. Di tengah himpitan lalang yang mendesak sekalipun, Allah tetap senantiasa menyertai kita.
Jadi, jangan menyerah ! Jadilah bersinar dan bercahaya, selayaknya Mempelai Kristus yang memancarkan sinar kemuliaan Allah !

Kata Yesus : “Selama Aku di dalam dunia , Akulah terang dunia.” (Yoh.9:5)
Berarti setelah Yesus tidak ada di dunia, kitalah terang dunia. (Mat. 5:14)

image

http://www.berjagajaga.wordpress.com

Advertisements