BE FRUITFUL – MENGHASILKAN BUAH

Be Fruitful – Menghasilkan buah

image

“Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”— Yohanes 15:8

“Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.”—Matius 12:33

Apakah kita itu pengikut Kristus? Tidak cukup kita hanya berkata bahwa kita percaya kepada Yesus. Kalau kita percaya Yesus, kita harus percaya juga untuk melakukan apa yang Dia perintahkan. Perintah pertama dan yang amat penting adalah: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” dan “Hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.” —Matius 3:2,8

“ Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.”—Galatia 5:22-24
Dan kita bertobat dari perbuatan daging. “Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” —Galatia 5:19-21

image

Dengan demikian, kita harus menyalibkan manusia lama kita untuk menghasilkan buah. Yesus berkata: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” —Lukas 9:23

image
Pada mulanya kita adalah pohon yang menghasilkan buah yang tidak baik, tapi kemudian kita dirubah untuk menjadi pohon yang menghasilkan buah yang baik. Sebab bagaimana pun juga akhirnya, pohon yang menghasilkan buah yang tidak baik itu akan dipotong dan dibuang ke dalam api.

Lihatlah apa yang dikatakan Yesus pada ayat berikut ini, “Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.”Matius 12:36-37.

Dan perhatikan,  “Anak-anakku, janganlah membiarkan seorang pun menyesatkan kamu. Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar.” 1 Yoh. 3:7.
image

“Haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”  Mat.5:48.

“Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.” 1 Yoh. 3:2-3

Dalam pernyataan itu, sama sekali tidak ada fleksibilitas atau pun basa basi.

Jika kita tidak menghasilkan buah, iman percaya kita mati. Seperti yang Yakobus katakan, iman tanpa perbuatan itu mati.

image
Tugas utama kita sebagai pengikut Kristus adalah mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, di mana Kerajaan itu ada di dalam dan di antara kita, yang nyata dengan buah-buah yang dihasilkan – buah Roh – kasih, damai sejahtera, sukacita, kebaikkan dsb. Tidak pernah terlambat untuk menghasilkan buah kebenaran, menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan Raja kita yang sejati.

Yesus selanjutnya berkata, bahwa benih [Firman Tuhan yang diucapkan Yesus] yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang. Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan. Lukas 8:14-15

Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. Yoh. 15:2.
Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak. Ibrani 12:6

image

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Yoh. 15:5

Kita harus mendengar firman yang Dia ucapkan, kita harus senang duduk berdiam diri mendengarkan Dia bicara,  mendengarkan di kaki-Nya seperti Maria. Kita harus nempel terus kepada Tuhan Yesus kalau kita mau berbuah lebat, sebab di luar Tuhan Yesus kita tidak dapat berbuat apa-apa.

Berjaga-jagalah !
image

Advertisements