Mau di Rapture ? Perdalam Keintiman kita sebagai Mempelai Kristus !

Kidung Agung – SONG OF SONGS

image

Kidung Agung 1:1
LAI TB, Kidung agung dari Salomo.
KJV, The song of songs, which is Solomon’s.
Hebrew,
שִׁיר הַשִּׁירִים אֲשֶׁר לִשְׁלֹמֹה׃
Translit, SYIR HASYIRIM ‘ASYER LISY’LOMOH

Kata Ibrani שִׁיר – SYIR, song, lyric song, religious song, ode.

Kidung Agung, ‘Song of Songs’ (Ibrani: שִׁיר הַשִּׁירִים – SYIR HASYIRIM, Kid 1:1) ialah superlatif, yangg mengartikan ‘nyanyian yg paling baik’. LXX: ΑΣΜΑ ΑΣΜΑΤΩΝ – ASMA ASMATÔN dan Vulgata: Canticum Canticorum (dari sinilah judul pilihan lain ‘Canticles’) ialah terjemahan harfiah dari bahasa Ibrani.

Kitab ini dalam naskah Ibrani termasuk yang pertama dari lima kitab yang dimasukkan Megiloth (tulisan suci) yang biasanya dibacakan kelima-limanya pada hari-hari raya Yahudi:
1. Kitab Kidung Agung waktu Paskah;
2. Kitab Rut waktu Pentakosta;
3. Kitab Pengkotbah = Tabernakel (pondok Daun);
4. Kitab Esther waktu Hari Raya Purim;
5. Kitab Ratapan waktu peringatan pemusnahan Yerusalem thn 586.

Kitab Kidung agung dibaca pada hari Raya Paskah. Kidung Agung adalah kitab puisi dalam Kitab-Kitab Ibrani yang mengisahkan cinta yang tak tergoyahkan dari Sulamit/ gadis Sulam (seorang gadis desa dari Syunem, atau Syulem) bagi seorang gembala dan upaya Raja Salomo yang tak berhasil untuk memenangkan cintanya. Kata-kata pembukaan teks Ibraninya menyebut puisi ini sebagai: raja Salomo. Menurut naskah Ibrani kata demi kata, ini adalah שִׁיר הַשִּׁירִים – SYIR HASYIRIM “nyanyian segala nyanyian”, yaitu “kidung paling agung”, nyanyian yang paling indah dan paling baik. Buku ini bukan berisi koleksi nyanyian, melainkan satu nyanyian saja.

Pada bagian permulaan Salomo diidentifikasi sebagai penulisnya (Kidung 1:1). Bukti internal menunjukkan hal itu, karena dinyatakan bahwa penulisnya adalah seseorang yang mengenal karya ciptaan Allah, seperti halnya Salomo. (1 Raja 4:29-33) Tanaman, binatang, batu-batu berharga, dan barang-barang logam berulang kali digunakan sebagai gambaran yang hidup dalam buku ini (Kidung 1:12-14, 17; 2:1, 3, 7, 9, 12-15; 4:8, 13, 14; 5:11-15; 7:2, 3, 7, 8, 11-13) Penulisnya, sebagaimana dapat diharapkan dari seorang raja seperti Salomo, sangat mengenal negeri tempat tinggal orang Israel, dataran pesisirnya; lembah-lembahnya (2:1); barisan Peg. Lebanon, Hermon, Anti-Lebanon, dan Karmel (4:8; 7:5); kebun-kebun anggur En-gedi (1:14); dan ”kolam di Hesbon, dekat gerbang Bat-rabim” (7:4).

image

Kitab ini adalah “Nyanyian Pernikahan” yang terbaik yang pernah digubah. Dalam Kitab ini, Salomo mengungkapkan rasa kasmarannya kepada gadis Sulam/ Sulamit yang dilukiskan sebagai gadis biasa dari pedesaan, menarik dan jelita. Perasan Salomo terpikat secara mendalam dengan gadis ini sebagaimana biasanya orang terpikat kepada kekasih dan pengantin pertamanya.

Kekuatan syair ini terletak pada kehangatan cinta kasih dan penyerahan diri, dan terutama dalam kekayaan lukisan yg menggambarkan tokoh yg saling cinta dan cinta kasih mereka.

image

Garis Besar Kidung Agung
Judul
(Kid 1:1)
I. Syair Pertama: Mempelai Wanita Merindukan Mempelai Laki-Laki
(Kid 1:2-2:7)
A. Kerinduannya Diungkapkan
(Kid 1:2-4a)
B. Dukungan Para Sahabatnya
(Kid 1:4b)
QC. Pertanyaannya
(Kid 1:5-7)
D. Nasihat Para Sahabatnya
(Kid 1:8)
E. Mempelai Laki-Laki Tampil dan Berbicara
(Kid 1:9-11)
F. Pernyataan Kasih Sayang di Antara Kedua Mempelai
(Kid 1:12-2:7)
II. Syair Kedua: Kedua Kekasih Saling Mencari dan Berjumpa
(Kid 2:8-3:5)
A. Mempelai Wanita Melihat Kedatangan Mempelainya
(Kid 2:8-9)
B. Perkataan Pembukaan Mempelai Laki-Laki
(Kid 2:10-15)
C. Ungkapan Kasih Khusus Mempelai Wanita
(Kid 2:16-17)
D. Mempelai Laki-Laki Hilang dan Ditemukan Kembali
(Kid 3:1-5)
III.Syair Ketiga: Iringan Pernikahan
(Kid 3:6-5:1)
A. Mempelai Laki-Laki Mendekati
(Kid 3:6-11)
B. Kasih Mempelai Laki-Laki Kepada Mempelai Wanita
(Kid 4:1-15)
C. Mempelai Wanita dan Mempelai Laki-Laki Bersatu
(Kid 4:16-5:1)
IV. Syair Keempat: Mempelai Wanita Takut Kehilangan Kekasihnya
(Kid 5:2-6:3)
A. Mimpi Mempelai Wanita pada Malam Hari
(Kid 5:2-7)
B. Mempelai Wanita dan Para Sahabatnya Membicarakan Mempelai Laki-Laki
(Kid 5:8-16)
C. Tempat yang Didatangi Mempelai Laki-Laki
(Kid 6:1-3)
V. Syair Kelima: Kecantikan Mempelai Wanita
(Kid 6:4-8:4)
A. Penggambaran Mempelai Wanita oleh Mempelai Laki-Laki
(Kid 6:4-9)
B. Mempelai Laki-Laki dan Para Sahabatnya Membicarakan Mempelai Wanita
(Kid 6:10-13)
C. Penggambaran Mempelai Wanita Selanjutnya
(Kid 7:1-8)
D. Kasih Sayang Mempelai Wanita untuk Mempelai Laki-Laki
(Kid 7:9-8:4)
VI. Syair Keenam: Puncak Keindahan Kasih
(Kid 8:5-14)
A. Hebatnya Kasih
(Kid 8:5-7)
B. Perluasan Kasih
(Kid 8:8-9)
C. Kepuasan Kasih
(Kid 8:10-14)

image

Nilainya:
Kidung Agung menggambarkan indahnya cinta yang teguh dan setia. Cinta yang tak tergoyahkan demikian tercermin dalam hubungan antara Kristus Yesus dan pengantin perempuannya (Efesus 5:25-32). Jadi, buku Kidung Agung dapat menganjurkan orang-orang yang mengaku sebagai pengantin Kristus untuk tetap setia kepada pengantin laki-laki surgawi mereka (2 Korintus 11:2).

Demikian kerinduan dan cinta kita pada Tuhan bagaikan Mempelai Pria dan wanita…
Perdalam keintiman kita pada Tuhan karena waktunya sudah sangat singkat untuk memupuk cinta yang murni dan mendalam pada Tuhan… persiapkanlah diri kita sebagai MEMPELAI KRISTUS…

Berjaga-jagalah !

image

image

Advertisements

One thought on “Mau di Rapture ? Perdalam Keintiman kita sebagai Mempelai Kristus !

Comments are closed.