Apakah kita sudah mengenakan Pakaian Keselamatan dan Jubah Kebenaran ?

PAKAIAN KESELAMATAN & JUBAH KEBENARAN
GARMENTS OF SALVATION & ROBE OF RIGHTEOUSNESS

“He has clothed me with the garments of salvation, He has covered me with the robe of righteousness”
image

“Untuk diselamatkan dari dosa kita butuh pakaian keselamatan namun untuk masuk dalam langit dan bumi yang baru kita butuh jubah kebenaran.”

Yesaya 5:16 “Tetapi TUHAN semesta alam akan ternyata maha tinggi dalam keadilan-Nya, dan Allah yang maha kudus akan menyatakan kekudusan-Nya dalam kebenaran-Nya.”

Kalau Tuhan adalah kudus maka setiap orang yang ingin melihat Tuhan harus hidup dalam kekudusan. Dan kalau kita mau hidup dalam kekudusan maka harus ada tanda kebenaran. Sebab kekudusan Allah itu nyata dalam kebenaran yg ada dalam pribadiNya. Itu sebabnya untuk  bersanding dengan Tuhan yang adalah KEBENARAN / RIGHTEOUSNESS  maka kita harus mengenakan pakaian kebenaran (ROBE OF RIGHTEOUSNESS).

Sejenak kita melihat bagaimana keadaan manusia sebelum diselamatkan :

Roma 3:23 “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,”

Semua orang, tanpa terkecuali, semuanya telah berdosa. Manusia lahir di dalam tubuh yang mengandung dosa. Manusia ditandai dengan perbuatan daging dalam tanda kejahatan dan kecemaran, dan semuanya itu adalah DOSA. Tak ada manusia yg benar. Dari ujung rambut sampai kaki tidak ada yang benar . Itu sebabnya  Mazmur 14:3 menuliskan “Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat; tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak.”

Bahkan Yesaya menuliskan dari ujung rambut sampai ujung kaki  bagaikan penuh dengan peluh dan luka, cacat, noda,cela . Semuanya tidak ada yang benar. Pikirannya tidak ada yang benar, ucapannya tidak ada yang benar, keinginannya juga tidak ada yang benar, bahkan semuanya yang diperbuatnya itu tidak ada kebenaran di dalam Allah.

Itulah sebabnya semua manusia membutuhkan Juruselamat yang dapat membebaskan kita dari segala dosa. Sebab tidak mungkin manusia yang seperti ini bisa dibawa untuk hidup bersama dengan Tuhan dalam kehidupan yang kekal. Karena itulah Tuhan memberikan PAKAIAN KESELAMATAN.

Yesaya 61:10 (TB)  Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.

Isaiah 61:10  I will greatly rejoice in the Lord, my soul will exult in my God; for He has clothed me with the garments of salvation, He has covered me with the robe of righteousness, as a bridegroom decks himself with a garland, and as a bride adorns herself with her jewels.

Ini adalah keadaan manusia SESUDAH diselamatkan, manusia yg sudah mengenakan PAKAIAN KESELAMATAN. Pakaian keselamatan itu berbicara tentang keselamatan yang dikerjakan Yesus di atas kayu salib. Jika kita percaya kepada Yesus, bertobat dan dibaptis, itu berarti kita sudah mengenakan pakaian keselamatan. Manusia yang tadinya penuh dengan DOSA, cacat dan noda sekarang sudah DIKENAKAN PAKAIAN KESELAMATAN, namun  selain pakaian keselamatan, kita juga butuh JUBAH KEBENARAN (ROBE OF RIGHTEOUSNESS). Sebab itu siapa saja yang mau hidup bersama Tuhan maka ia harus hidup dalam tanda kebenaran.

Ayat 10b “Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia ….  menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.”
image

Jadi sesudah diberi pakaian keselamatan, ditebus, dikeluarkan dari kegelapan menuju kepada terang-Nya yang ajaib, Tuhan masih memperlengkapi kita dengan mengenakan jubah kebenaran. Tuhanlah yang mengenakan jubah kebenaran ini pada kita, jadi kebenaran Allah itu bukan hasil karya kita. Sebab Tuhanlah yg menyelubungi kita,  Tuhanlah yang memakaikan ke kita, Tuhanlah yang mengenakannya pada kita, bagaikan pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan pengantin perempuan yang memakai perhiasannya dan hal ini membuat kita begitu bersukacita dan bersorak-sorai. Bukankah merupakan suatu kegirangan besar ? Kita yang sudah menikah pasti bisa melukiskan bagaimana besarnya sukacita itu bukan? Begitulah kita dapat merasakan sukacita itu dan bersukaria saat pakaian keselamatan dan jubah kebenaran dikenakan Tuhan pada kita dan kita tetap mengerjakan keselamatan kita dengan takut dan gentar akan Tuhan.

2 Petrus 3:13 “Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat KEBENARAN.”

Perhatikan kata kebenaran di sini. Kata kuncinya adalah KEBENARAN. Jadi hanya dengan mengenakan jubah kebenaran kita bisa menikmati langit dan bumi yang baru, itulah tempat yang Tuhan sediakan bagi kita. Langit dan bumi yang baru yang ditandai dengan kebenaran, satu tempat dimana suasana yg tidak benar tidak ada sama sekali. Yang ada hanyalah kebenaran! Sebab itu siapa yang mau berada di sana maka dia juga harus ditandai dengan kebenaran, kalau tidak ada kebenaran tidak diperbolehkan masuk ke sana.
Sekali lagi : Hanya yang ada tanda kebenaran saja yang dapat masuk ke sana ! Kita sudah diselamatkan, sudah dikeluarkan dari kuasa kegelapan bahkan sudah diberikan pakaian keselamatan, namun untuk menikmati langit dan bumi yang baru, kita perlu dikenakan jubah kebenaran. Pada langit dan bumi yg baru itu Tuhan sediakan satu kota yg memang dipersiapkan untuk kehidupan yg sudah mengenakan jubah kebenaran, kota ini disebut Yerusalem Baru (Wahyu 21:1-2).

NAMUN SUDAHKAH KITA MENGENAKAN JUBAH KEBENARAN ?

Jubah kebenaran itu kita dapatkan saat kita menerima Firman, menyambutnya dan bersedia disucikan dan dikuduskan oleh Firman itu sendiri.  Kalau kita masih bisa beribadah itu karena Tuhan masih memberikan kita kesempatan untuk kita mendengarkan Firman Tuhan.  Firman Tuhan  adalah kebenaran ( Yoh 17:17 ). Firman Tuhan itulah yg menguduskan kita ketika kita mau menyambutNya. Saat kita mendengar dan menyambut  Firman maka kebenaran masuk dalam hidup kita. Saat itulah kita mengenakan jubah kebenaran. Mengenakan jubah kebenaran berarti kita mau menerima kebenaran Firman Tuhan. Oleh kekuatan Firman kita akan dibenarkan. Dan barangsiapa berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar ( I Yoh 3:7).

Yerusalem Baru, satu tempat yang kudus pada langit dan bumi yang baru yang ditandai dengan kebenaran, itulah yang Tuhan sediakan bagi kita. Dan waktunya tidak lama lagi sebab Tuhan segera datang. Waktunya sudah dekat.  Berapa banyak kita menghargai waktu yang sangat singkat ini yang masih ada ? Memang kita tidak tahu masih ada waktu seberapa banyak. Kedatangan Tuhan segera, seberapa segeranya? Kita tidak tahu tapi yang pasti Tuhan masih sediakan waktu walaupun sudah sangat dekat, walaupun hari ini hari-hari akhir menjelang kedatanganNya, menjelang akhir dari kesempatan untuk kita mempersiapkan diri supaya kita bisa bertemu dengan Tuhan dalam kekudusan dan kebenaranNya itu. Kalau Tuhan masih sediakan waktu, mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Saat ini barusan saja anda membuang kesempatan jika kita menolak untuk dikuduskan lewat FirmanNya. Hari ini adalah kesempatan  kita untuk kita dikuduskan dalam kebenaran, namun jika tidak kita tangkap kesempatan itu, itu artinya kita sudah membuang kesempatan, sebab besok kita belum tahu bagaimana kehidupan kita? Hari ini kita masih bernafas,  besok belum tentu. Hari ini kita masih bekerja dengan gagah, besok tidak tahu. Selagi nafas dikandung badan, menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya adalah suatu keharusan. Orang  bijak mempedulikan waktu, orang bodoh membuangnya. Saudara termasuk yang mana ?
image

Pilihlah keselamatan !

Berjaga-jagalah !

Advertisements