Negara Yunani akan menutup bank-bank nya selama 6 hari

Negara Yunani (Eropa) akan menutup bank-bank nya selama 6 hari, membatasi pengambilan tunai.
image

Pengaruh dari krisis hutang negara Yunani.

By: Washington Post

Athena, para pemimpin negara Yunani merencanakan penutupan bank-bank mereka selama 6 hari kerja mulai dari hari Senin dan membatasi pengambilan uang tunai secara global berkenaan dengan masa depan ekonomi negara tersebut.

Keputusan yang mendadak yang diambil pada hari minggu menunjukkan sinyal bahwa selama 5 tahun perjuangan Yunani dengan bagian dari mata uang euro akan segera berakhir, dimana para pemimpin berusaha mencari jalan keluar agar tidak terjadi hal tersebut.

Rakyat yang menjadi panik berusaha untuk menarik uang mereka dari rekening mereka selama masih bisa diambil. Tapi ternyata ATM di Athena kehabisan uang dan ketegangan semakin memuncak dengan  adanya antrian yang panjang sampai berjam-jam untuk mengambil uang agar dapat membeli barang kebutuhan hidup. Juga antrian terlihat pada pom bensin, dimana orang-orang kehabisan bensin dan tidak dapat mengisinya karena tidak ada uang cash, yang menjadikan negara tersebut ‘cashless’. Ini akan memicu pada cashless society dengan menggunakan chip RFID agar mudah untuk diatur atau kontrol.

Krisis yang melanda Yunani saat ini menarik perhatian investor di seluruh dunia. Mereka seolah tidak suka dengan keputusan pemerintah Yunani yang menolak syarat utang dari Eropa dan IMF.

Kondisi Yunani yang diambang kebangkrutan memberi dampak negatif pada pasar dunia. Pasar Asia, turun dengan cepat di perdagangan hari ini yang dipimpin oleh Nikkei Jepang yang turun 2,5 persen. Kemudian Australia ASX ALL Ordinaries juga anjlok 2,2 persen, sementara Seoul KOSPI Composite juga merosot 1,5 persen.

Selain itu, nilai tukar Euro juga melemah terhadap mata uang lain. Euro melemah 2,7 persen terhadap Yen dan melemah 1,6 persen terhadap USD. Di Amerika Serikat, saham berjangka juga merosot tajam dengan indeks utama menurun 1,5 persen.

Diberitakan sebelumnya, kondisi Yunani kini semakin dekat dengan kebangkrutan karena tidak punya uang untuk membayar utang ke International Monetary Fund (IMF) yang jatuh tempo besok atau 30 Juni 2015. Yunani terancam gagal bayar dan keluar dari zona Euro.

Pemimpin Eropa kini sedang menghadapi kondisi terburuk dalam sejarah Uni Eropa. Presiden Amerika Serikat, Barack Obama bahkan disebut sudah mengundang Kanselir Jerman, Angela Merkel untuk menyiapkan dan mengambil langkah penyelesaian krisis.

Salah satu faktor Yunani semakin dekat dengan kebangkrutan karena kebijakan pemerintah Yunani menarik negosiator dan keluar dari pembicaraan bailout. Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras menolak syarat utang dari Eropa dan IMF, dan akan melakukan referendum pada 5 Juli nanti.

Sejak saat itu, pejabat di Uni Eropa berupaya memperkecil dampak bila krisis terjadi di Yunani. Bank sentral Eropa kemarin mengatakan tidak akan memberikan bantuan darurat baru untuk perbankan di Yunani.

Jumlah utang Yunani ke IMF mencapai sekitar USD 1,8 miliar. Yunani sebenarnya bisa mendapatkan utang dari krediturnya di Eropa, namun Yunani enggan menyetujui persyaratan utang yang diajukan.

Inilah keguncangan dunia dimulai dalam hal ekonomi, ekonomi di Eropa sudah mulai mengalami keguncangan yang signifikan dan akan terus berlanjut. Bagian kita, anak-anak Tuhan harus mengetahui keadaan ini terjadi dan persiapan apa yang harus kita siapkan dalam hidup kita.

Ternyata tidak hanya Eropa yang terkena dampaknya,

Bursa Regional Anjlok, IHSG Terpangkas 40 Poin

Bursa Regional Anjlok, IHSG Terpangkas 40 Poin
Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 40 poin akibat tekanan jual yang dilakukan investor sejak pagi tadi. Yunani yang di ambang kebangkrutan memberi sentimen negatif.Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 13.355 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 13.305 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 26,772 poin (0,54%) ke level 4.896,233. Sentimen negatif dari Yunani yang terancam bangkrut terasa sampai ke lantai bursa.

Seluruh lapisan saham jadi sasaran aksi jual. Akibatnya, Indeks sempat jatuh ke titik terendahnya hari ini di 4.858,416.

Bursa Asia Anjlok Lebih dari 2%

Yunani Mau Bangkrut, Bursa Asia Anjlok Lebih dari 2%

Seperti dikutip dari BBC, Senin (29/6/2015), kekhawatiran akan bangkrutnya Negeri Dewa-Dewi ini membuat investor menarik dana dari beberapa negara Asia. Pasar saham pun terkena imbasnya.

Akibat aksi tarik dana tersebut, pasar saham regional pun jatuh hingga rata-rata lebih dari dua persen. Berikut ini situasi terkini bursa-bursa di Asia.

  • Indeks Nikkei 225 jatuh 436,51 poin (2,11%) ke level 20.269,64.
  • Indeks Hang Seng anjlok 644,27 poin (2,42%) ke level 26.019,60.
  • Indeks Komposit Shanghai terjun 157,40 poin (3,75%) ke level 4,035.48.
  • Indeks Straits Times melemah 43,74 poin (1,32%) ke level 3.277,16.

Ada tertulis :

“Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat !”
Yesaya 55:6

Jadi sekarang hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu! Kekayaanmu sudah busuk, dan pakaianmu telah dimakan ngengat! Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi kesaksian terhadap kamu dan akan memakan dagingmu seperti api. Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir. Dalam kemewahan kamu telah hidup dan berfoya-foya di bumi, kamu telah memuaskan hatimu sama seperti pada hari penyembelihan. Yakobus 5 : 1-3 ;5

Dan aku mendengar seperti ada suara si tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: “Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu.” Wahyu 6:6
image

Advertisements