SERING KONFLIK DALAM PELAYANAN? TAHUKAH PANGGILAN MU???

Tahukah anda kenapa banyak anggota gereja konflik satu dengan yang lain?  mari kita belajar bersama2…

image

Roma 12 : 4-5

Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.

Apakah anda sudah mengenali panggilan Tuhan dalam hidup anda?

Karunia-karunia Roh sudah di siapkan bagi orang percaya untuk membantu mereka menemukan tujuan dan destiny Ilahi mereka. Anda mungkin berpikir ini adalah sebuah pernyataan yang berani dan memang benar. Tetapi saya bisa menyatakan demikian berdasarkan Firman Tuhan dan pelayanan saya sendiri selama bertahun-tahun, saat telah menerapkan pengajaran yang memberikan pencerahan tentang karunia-karunia dasar pada hidup saya sendiri dan juga mengajarkan kepada orang lain bagaimana menerapkan pada diri mereka. saya juga bisa membuat pernyataan ini dengan kepastian; saat anda membaca artikel ini akan menjadi suatu pengalaman yang sangat pribadi bagi anda saat anda belajar tentang siapa Tuhan yang telah menciptakan anda dengan begitu menakjubkan.

Kebanyakan orang ingin mengetahui tujuan hidup mereka. Dan tak seorangpun ingin berjalan tanpa arah dalam hidup ini. Pada titik ini, kita semua bertanya-tanya,” APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN DI DUNIA INI ? Arah mana yang harus aku ambil?” jika kita tidak tahu kemana kita sedang pergi. kita tidak akan pernah tahu kapan kita sampai ke tujuan, dan kehidupan kita akan menjadi tidak teratur.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, kita harus mengerti bahwa kita memiliki sebuah tujuan bersama, dan juga tujuan pribadi. Sebagai orang percaya,” kita walaupun banyak adalah satu tubuh didalam Kristus, tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain” (Roma 12:5) Allah telah memanggil anda kepada sebuah PERAN KHUSUS dalam Tubuh Kristus. Ketidaktahuan atas peran-peran unik anda adalah alasan utama mengapa orang-orang kurang tujuan.

KETIDAKPASTIAN TENTANG PANGGILAN KITA

Seringkali kita mencoba untuk beroperasi dalam area pelayanan atau pekerjaan kita yang padanya kita tidak di panggil. kita mungkin mencoba untuk mencontoh pelayanan-pelayanan yang kita kagumi oleh karena ketidakpastian kita tentang panggilan atau posisi kita dalam tubuh Kristus. Hasilnya bisa menghancurkan, kita bisa menjadi frustasi dan patah semangat dan melakukan perbuatan yang merugikan kepada orang-orang atau gereja yang kita layani.

Contohnya : Pernahkah anda menemukan suatu pelayanan tertentu dan memutuskan, ” saya akan melakukan persis seperti apa yang mereka lakukan”? Saya ingin seperti mereka !
bertahun-tahun yang lalu suami saya, Wally adalah Gambala di sebuah Gereja di Texas. Setiap pagi jam 9, beberapa dari kami bertemu dan berdoa. ada salah satu jemaat kami yang panggilannya pendoa syafaat sejati, wow… anda pasti tau kenapa…. karena ketika kami sudah selesai berdoa selama 1 jam, buat dia itu malah baru pemanasan!!!
Saya sangat mengagumi dia sehingga saya memutuskan bahwa saya akan memiliki panggilan yang sama. Suatu hari saya berkata kepadanya, Allah telah memanggil saya untuk menjadi pendoa syafaat – sama seperti anda.”

Tetapi yang mengejutkan saya adalah, dia menjawab, tidak…tidak, Tuhan tidak memanggil anda untuk itu ! Kembali kata pendoa syafaat itu, saya tahu anda menghormati saya, anda sedang meniru posisi saya dalam tubuh Kristus. Marilyn, anda perlu doa lagi dan tanya ama Tuhan apa panggilan mu yang sesungguhnya…” wah itu adalah nasehat yang bijaksana dimana saya sangat senang mendengarnya.”

Di waktu yang lain, kita mungkin mencoba bersaing dengan orang-orang kristen yang lainnya. sebelum Wally dan saya masuk dalam pelayanan, saya bertemu dengan seorang wanita yang adalah seorang pemenang jiwa yang luar biasa. Ia pergi melayani ke rumah sakit dan endingnya 10-15 orang di menangkan untuk Kristus. Saya pikir, “Jika ia dapat melakukan, saya juga seharusnya pasti bisa melakukannya! Ia bisa menangin 15 orang, harusnya saya bisa 20 orang buat Tuhan” kalo kita lihat secara kasat mata itu adalah motivasi yang ROHANI bukan? ternyata BUKAN itu kedagingan!!! – saya sedang berpikir menurut sidat manusia bukan menurut Roh (Roma 8 : 5-10). Saya sedang mencoba bersaing dengan saudari saya dalam Tuhan. Mengapa saya melakukan itu? karena saya tidak tahu di mana panggilan saya dalam tubuh Kristus.

Di waktu-waktu yang lain kita mungkin bertanya-tanya mengapa kita merasa tidak nyaman dalam peran yang orang lain harapkan kita isi. dulu sebelum saya mengerti karunia-karunia dasar, saya merasa tidak pada tempatnya, berusaha memenuhi sebuah peran yang tidak selaras dengan karunia yang Allah telah berikan kepada kita.

Suami saya dan saya telah melayani sebuah gereja di Denver, colorado. dan jemaat memiliki pengharapan tertentu dari saya. Orang-orang sering beranggapan bahwa istri gembala seharusnya melaksanakan fungsi-fungsi spesifik dalam kehidupan bergereja dan berjemaat dan ini kadang-kadang mengganggu saya. contohnya adalah : banyak istri gembala-gembala bisa main musik, bisa jadi Pemimpin Pujian, nah yang jadi masalah saya tidak bisa keduanya! Tetapi jemaat beranggapan lain. Mereka menganggap bahwa istri gembala harus serba bisa… padahal saya sudah mencoba pimpin pujian, tapi pada saat saya pimpin pujian tidak ada yang respon.

Selain itu, saya diharuskan memimpin sebuah proyek misi wanita yang mencakup menggulung perban, membuat barang-barang tertentu untuk orang-orang kusta, dan menjahit selimut untuk bayi dan anak-anak. Semua aktifitas ini melibatkan banyak menjahit, sedangkan saya tidak suka menjahit dan ga bisa menjahit dengan baik. Terus terang meskipun saya tau itu proyek berguna, tapi buat saya itu semua sangat membosankan.

Lalu kira-kira apa yang saya suka lakukan??

Saya suka mengajar Alkitab. jadi pada saat itu saya mulai mengajar di kelas sekolah minggu dewasa. Saya juga memimpin pendalaman Alkitab di rumah-rumah, juga memberikan kesempatan untuk para wanita untuk mengundang tetangga-tetangga mereka yang bukan kristen untuk bertemu dan belajar Alkitab sambil minum kopi dan makan kue-dan anda tau? mereka semua bertobat dan di selamatkan!

Meskipun saya suka mengajar, saya masih merasa belum pas, karena sekali lagi kemampuan-kemampuan saya tidak selaras dengan istri-istri gembala lain. Saya berpikir kalau saya ini bukan seorang istri gembala yang baik, saya merasa tidak rohani. Namu hidup saya berubah ketika saya belajar tentang karunia-karunia dasar. Saya melihat apa karunia saya dan betapa puasnya saya ketika mencoba beroperasi didalamnya. dan saya tidak mencoba untuk berfungsi dalam 6 karunia yang lainnya, meskipun saya memang belajar untuk beroperasi di dalam mereka lagi saat bertumbuh dalam iman saya. Saya berpikir, saya melihat siapa saya di dalam tubuh Kristus.; saya adalah pengajar. Tidak ada yang salah dengan keinginan saya  untuk mengajar Alkitab. Saya begitu senang karena mengerti ketika Allah membuat saya seperti itu. Sebelum dunia di jadikan. Ia telah merencanakan untuk memberikan saya berbagai talenta dan kemampuan tertentu untuk di pakai bagi Kemuliaan NamaNya. (Maz 139: 13-16)

Pengetahuan ini memberikan saya percaya panggilan dan tugas yang sudah Tuhan persiapkan bagi saya yang harus saya lakukan, dan juga suatu kemampuan untuk percaya kepada kasih karunia yang telah Ia berikan kepada saya untuk menyelesaikannya. Tuhan memberikan takaran iman yang sesuai dengan panggilan saya, supaya saya bisa berfungsi dalam karunia pengajaran akan Firman Tuhan. (Roma 12 : 3). Ketika saya menyadari akan panggilan saya, di situ saya melihat bahwa saya tidak menjadi salah satu istri-istri gembala yang “gila” yang akan melukai suaminya  dan pelayanannya. Sebaliknya, saya bisa merasakan bahwa saya bisa menjadi berkat bagi suami saya dan bagi gereja Tuhan. Amien

Marilyn Hickey

Advertisements