MENJADI BERKENAN DI HATI TUHAN

MENJADI PRIA DAN WANITA YANG BERKENAN DI HATI TUHAN
(Becoming a Man or Woman After God’s Own Heart)

image

Seorang Gembala kecil, Pejuang yang perkasa, Pemusik, Pemazmur, Pendosa, Orang Kudus.
Semua kata-kata diatas menggambarkan Raja Daud, tapi dia sangat dikenal dengan pernyataan, “Manusia yang selalu ada di hati TUHAN atau berkenan di hati TUHAN (A MAN AFTER GOD’S OWN HEART).”

Apa yang membedakan dari Hati sang Daud yang sangat special dan yang membuat dirinya dikhususkan sebagai milik kesayangan Tuhan, dimana sebuah pribadi yang mana Tuhan dapat melakukan sharing atau membagikan rahasiaNya dan persekutuan yang sangat intim dengan Tuhan (Mazmur 25:14) ? Apa yang Tuhan lihat saat DIA melihat hati Daud ? Bagaimana caranya kita dapat menjadi pria atau wanita yang berkenan di hati Tuhan ?

Seperti Daud, RESPON HATI kita sangat menentukan apakah Tuhan melihat kita sepadan menjadi pria dan wanita yang berkenan di hatiNya atau tidak ?

Mari kita pelajari apa yang menjadi isi hati Daud !

♡ HATI YANG PERCAYA

Daud mempunyai hati yang percaya pada Tuhan. Dia bahkan menuliskan :
Mazmur 23:1, 5 (TB)  Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Psalms 23:1, 5  THE LORD is my Shepherd [to feed, guide, and shield me], I shall not lack.
You prepare a table before me in the presence of my enemies. You anoint my head with oil; my [brimming] cup runs over.

Daud mengetahui kebutuhannya pada Tuhan, dia mengakui hanya bergantung pada Tuhan dan berharap pada Tuhan untuk menyediakan segalanya bagi dirinya serta menjaganya, sama seperti Daud menjaga dan memelihara domba-dombanya. Dia juga menambahkan :
Mazmur 23:2 (TB)  Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Psalms 23:2  He makes me lie down in [fresh, tender] green pastures; He leads me beside the still and restful waters.

Daud tahu bahwa ada ketenangan hati dan peristirahatan secara spiritual saat kita benar dihadapan Tuhan.
Daud menyediakan waktu dan kesempatan untuk beribadah, berdoa, dan merenungkan dalam Tuhan.

♡ HATI YANG BERANI

Daud juga memiliki hati yang berani, percaya bahwa Tuhan akan memberikan apa yang Dia janjikan. Dia menghadapi Goliat nya, Daud fokus bukan pada besarnya musuh pada dia tapi pada janji dan kuasa Allah-Nya. Saat ia berdiri di hadapan Goliath, dia berkata, ” Kau datang melawan aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam ‘”(1 Sam. 17:45). Hambatan tidak menghalangi Daud.

Goliat apa yang Anda hadapi? Seperti Daud, apakah Anda percaya Tuhan dapat mengalahkan raksasa dalam hidup Anda ? Apakah Anda menerapkan senjata Firman Allah dan doa untuk mengalahkan kekuatan musuh dalam hidup Anda?

♡ HATI YANG SELALU MENCARI ISI HATI TUHAN

David aktif mencari kehendak Allah bagi hidupnya. Berulang kali, kita membaca kata-kata ini, ‘bertanyalah Daud kepada TUHAN ” (1 Sam. 23:4; 1 Sam. 30:8; 2 Sam. 2:1; 2 Sam 5:19, 23 ; 1 Taw 14:10). Dengan kerendahan hati atau hati yang humble, ia membawa setiap keputusan kehadapan Tuhan dalam doa, menantikan tuntunan dan arahan dari Tuhan sebelum bertindak.

Daud merespon saat jawaban Allah mengatakan ‘tidak’ sama seperti dia menerima jawaban ‘ya’ dengan penuh ucapan syukur. Ketika Allah berbicara melalui Nabi Nathan bahwa Salomo yang akan membangun Bait bukan Daud, Daud berlutut dan hatinya tunduk, mengakui kedaulatan Allah (2 Sam 7:18-19).

♡ HATI YANG BERTOBAT

Meskipun hati Daud untuk Allah, ia gagal total saat menghadapi godaan, memilih kesenangan pada dosa lebih daripada ketaatan pada Allah. Kita membaca kata-kata  tersebut, ‘Di musim semi, pada waktu raja-raja pergi berperang,. . . David tetap di Yerusalem “(2 Sam 11:1). Selanjutnya kita tahu bahwa Daud berzinah dengan Batsyeba, berbohong, dan melakukan pembunuhan atas Uria, orang Het. Melalui semua ini, Daud gagal untuk menjaga satu hal dalam pikiran:
2 Samuel 11:27 (TB)  …Tetapi hal yang telah dilakukan Daud itu adalah jahat di mata TUHAN.
(But the thing that David had done was evil in the sight of the Lord).

Ketika Nabi Natan menghadap dan mengatakan dosa yang dilakukannya, Daud langsung merendahkan dirinya di bawah tangan Tuhan yang kuat, dan mengakuinya, ”Aku telah berdosa terhadap TUHAN” (2 Sam 12:13). Dia bertobat, menulis dalam :
Mazmur 51:10 Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!
Psalms 51:10  Create in me a clean heart, O God, and renew a right, persevering, and steadfast spirit within me.

Meskipun David menghadapi konsekuensi dari dosanya selama bertahun-tahun yang akan datang, dengan rendah hati ia berlutut di bawah kebesaran Allah dan terus melakukan Pujian, Penyembahan, dan mengabdi kepada Tuhan-nya.

Dia tidak berontak ataupun merasa tidak bersalah seperti yang manusia akhir jaman ini banyak lakukan ! Kebanyakan manusia sekarang-sekarang ini, sudah salah masih tidak merasa bersalah dan tidak mengakuinya di hadapan Tuhan ! Itulah yang mendukakan Tuhan dan Tuhan tidak berkenan dengan hati yang seperti itu ! Tapi sebaliknya Daud malah mengakui dan bertobat dengan penuh kerendahan hati, itulah yang menyukakan hati Tuhan !

KESIMPULANNYA :

Tuhan masih mencari orang-orang yang mempunyai HATI YANG BENAR dihadapan Tuhan. HATI YANG TULUS DAN MURNI. Alkitab mengatakan,
2 Tawarikh 16:9 (TB)  Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia…
2 Chronicles 16:9  For the eyes of the Lord run to and fro throughout the whole earth to show Himself strong in behalf of those whose hearts are blameless toward Him…

“TUHAN mencari pria dan wanita yang hatinya benar-benar adalah milik HATI-Nya TUHAN seutuhnya.”

Itu berarti tidak ada lemari terkunci atau rahasia terselubung.
– Itu berarti ketika Anda melakukan kesalahan, Anda harus segera mengakuinya dan segera datang untuk berdamai dengan hal itu.
– Anda berduka atas kesalahanmu dan bertobat. Anda harus khawatir tentang hal-hal yang tidak menyenangkan hatiNya.
– Anda rindu untuk menyenangkan hatiNya dalam setiap tindakan Anda.
– Anda harus selalu mengecek diri anda apakah ada motivasi yang tidak tulus di balik tindakan Anda. Tidak ada motivasi terselubung terhadap TUHAN ! (melakukan segala sesuatu atau baik karena ada maunya pada Tuhan)
– Apa yang memotivasi kehidupan Anda saat ini ?
– Apakah Anda merindukan kemuliaan Allah?
– Apakah Anda menginginkanNya lebih dari apapun atau atas segala sesuatu?

SUKACITA apa yang dapat melebihi, seperti Daud, apabila kita bisa menjadi pria dan wanita yang sangat berkenan di hati TUHAN ?

Alkitab mengatakan :
1 Samuel 16:7 (TB) … Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”
1 Samuel 16:7  … For the Lord sees not as man sees; for man looks on the outward appearance, but the Lord looks on the heart.

“Apa yang Tuhan lihat saat Dia melihat hati Anda ?”

Renungkanlah hal ini !

Apakah kita sudah siap dan berkenan menjadi MempelaiNya yang kudus dan berkenan serta tak bernoda ?
Baiklah kita berusaha terus-menerus untuk hidup berkenan di hati Tuhan. Karena waktunya sudah sangat singkat !
image

Advertisements