KARENA ITU HIBURKANLAH SEORANG AKAN YANG LAIN DENGAN PERKATAAN-PERKATAAN INI

KARENA ITU HIBURKANLAH SEORANG AKAN YANG LAIN DENGAN PERKATAAN-PERKATAAN INI.

(Therefore comfort and encourage one another with these words)
image

“Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan dangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.” (I Tesalonika 4:16-18)

Hari-hari ini kita terus diingatkan tentang pengangkatan dan kedatangan Tuhan (hari Tuhan) yang sudah begitu dekat. Sebagian orang Kristen begitu bersuka cita mendengar hal tersebut. Akan tetapi sebagian jemaat lagi menjadi takut dan terintimidasi akan pemberitaan itu, sebab mereka terus membayangkan masa aniaya yang akan terjadi setelah pengangkatan.

Saudara ! Bagi kita orang Kristen yang sungguh-sungguh, berita tentang kedatangan-Nya yang kedua kali seharusnya menjadi kabar yang indah. Sebab itu, satu generasi orang-orang yang percaya akan masuk Sorga dengan tidak mengalami kematian sebagaimana terjadi pada Henokh. Dan Firman Tuhan meminta kita untuk saling menghiburkan dan menguatkan dengan perkataan-perkataan ini. Bahkan berita kedatangan Tuhan dan pengangkatanpun merupakan kabar baik bagi saudara-saudara kita seiman yang telah meninggal, sebab mereka akan mendengar suara panggilan Tuhan Yesus seperti
panggilan Tuhan pada waktu membangkitkan Lazarus dari kematian. Inilah berita sukacita yang telah lama dinanti-nantikan baik oleh anak-anak Tuhan yang masih hidup maupun yang telah mati.

Hiburkanlah seorang akan yang lain.

Pemberitaan akhir jaman seharusnya bukan menjadi hal yang mengerikan ! Dan berita ini juga bukan suatu cara untuk mentakut-takuti orang agar mereka mau bertobat, tetapi seharusnya pemberitaan ini menjadi penghibur di antara orang-orang percaya !!!

Penghiburan apa saja yang didapat saat Tuhan datang menjemput kita di awan-awan:

– Mendapatkan perhentian

Yoh 14:3 berkata: “Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.”

Pengangkatan berarti Tuhan membawa kita Gereja-Nya yang kudus ke tempat peristirahatan-Nya. Di dunia ini kita di perhadapkan berbagai kesusahan hidup dan tantangan dalam setiap pelayanan. Dari mulai mencari nafkah untuk memenuhi segala kebutuhan hidup, sekolah, pelayanan, dan lainnya yang sangat melelahkan badan, tapi kita bersyukur bahwa waktunya kelak Tuhan akan menjemput kita dan membawa pada tepat peristirahatan kekal bersama Dia untuk selama-lamanya. Walaupun harus diingat bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang harus kita kejar dan raih, seperti Ibrani 4:1 mencatat:
“Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku.” Jadi, hiburkanlah Saudara-saudara seiman kita dengan penghiburan ini bahwa kelak kita akan masuk perhentian-Nya dan akan bersama-sama dengan Dia untuk selama-lamanya.

– Bertemu muka dengan muka dengan Yesus

I Yoh 3:2 “Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.”

Tidak ada sukacita yang dapat dibandingkan dengan sukacita kita yang paling besar saat Saudara dan saya dapat berjumpa dengan Yesus Kristus penebus kita berhadapan muka dengan muka.
Sekarang ini kita tidak bisa bertemu Dia secara langsung, tubuh jasmani kita tidak akan bisa bertahan dihadapan kuasa-Nya yang Maha Kudus. Saat ini anak-anak Tuhan yang rindu bertemu dengan-Nya hanya bisa datang dalam doa dan penyembahan, tapi saat pengangkatan tiba tubuh ini akan diubahkan menjadi tubuh kemuliaan yang sama seperti Yesus, dan saat itulah kita dapat bertemu muka dengan muka, memeluk Dia, mengucapkan terima kasih atas pengorbanan-Nya di kayu salib sehingga kita diselamatkan….. Bukankah itu kerinduan utama kita sebagai anak-anak-Nya?

Sukacita kedua setelah itu adalah bahwa kita akan berjumpa dengan saudara-saudara seiman yang telah mendahului kita, perjumpaan ini akan sangat mengharukan, sebab kita dapat berjumpa dengan pahlawan-pahlawan iman seperti Musa, Paulus, Abraham dan yang lainnya juga kita akan mengalami perjumpaan dengan orang orang yang kita kasihi semasa hidup di dunia ini.

– Menguatkan hati orang percaya

Ada suatu pertemuan yang tidak dapat dicegah oleh segala penguasa neraka, yakni pertemuan orang-orang percaya pada waktu Tuhan Yesus datang dalam awan-awan untuk menjemput orang-orang kudus-Nya. Itulah pengharapan dan kesukaan kita yang akan menguatkan orang-orang percaya. Pengharapan itu akan menguatkan betapa tidak sia-sianya pengorbanan yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus.

“Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia. Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.” (I Kor 15:21-22)

Inilah pengharapan kita orang-orang yang percaya kepada Kristus, yaitu bahwa kita kelak akan dibangkitkan bersama-sama sehingga kita terhindar dari kematian kekal di neraka.

– Waktunya pemberian pahala

II Tim 4:8 “Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.”

– Menguduskan dan menyadarkan anak-anak Tuhan yang tertidur

“Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup.” (II Pet 3:11)

Berikutnya pemberitaan tentang kedatangan Tuhan yang ke-dua kali akan menyadarkan orang-orang percaya akan kekudusan. Banyak mereka yang menjadi sungguh-sungguh mengikuti dan melayani Tuhan setelah mendengar pemberitaan akhir zaman. Dan ini kabar baik bagi Saudara-saudara kita yang belum siap? II Pet 3:9-10 “…tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri…”
Penghiburan bagi orang-orang Saleh yang menderita.
Dari zaman Tuhan Yesus hingga hari ini orang-orang saleh harus mengalami aniaya oleh dunia ini karena nama Yesus, mereka di aniaya “ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan. Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.” (Ibrani 11:36-38), “dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. (Yoh 16:2).

Bukankah begitu banyak orang Kristen dibunuh dan dipenjarakan sepanjang sejarah Gereja berlangsung, belum lagi berapa banyak gereja dibakar, ibadah-ibadah didemo dan dihentikan, bagaimana para hamba Tuhan di bunuh selagi masih di mimbar menyampaikan Firman Tuhan, dipenjarakan karena mencoba memberitakan kabar baik…, dan banyak lagi.

Namun apa yang dapat kita lakukan, membalas? Tidak bisa, Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi musuh dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kita (Mat 5:44).
Oleh sebab itu hari Tuhan adalah penghiburan bagi para martir dan orang-orang saleh yang teraniaya, mengapa? Sebab hari Tuhan akan menyatakan murka penghakimannya kepada semua orang yang telah menganiaya anak-anak-Nya selama ini, penghukuman ini juga akan menimpa bagi orang-orang yang terus-menerus mengeraskan hatinya akan pemberitaan firman Tuhan yang di sampaikan oleh anak-anak Tuhan, yaitu bagi mereka yang tidak mau bertobat lalu menganiaya hamba-hamba-Nya.

Saudara, penghakiman ini sangat mengerikan, dan jika penghukuman Tuhan sudah diputuskan maka tidak ada satupun yang akan terluput
“Hak-Kulah dendam dan pembalasan, pada waktu kaki mereka goyang, sebab hari bencana bagi mereka telah dekat, akan segera datang apa yang telah disediakan bagi mereka.” (Ul 32:35).

Jadi ingat!
Masa aniaya disediakan bukan bagi kita anak-anak Tuhan yang setia tapi bagi orang dunia ini dan bagi mereka yang tidak setia dan terus-menerus mengeraskan hati akan pemberitaan Firman Tuhan.

– Mendapatkan kemenangan

Wahyu 17:14 “Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.”

Jadi, jalanilah hidup seperti biasa. Pemberitaan Kedatangan Tuhan terkadang membuat orang Kristen menjadi putus asa, lalu mereka meninggalkan pekerjaannya, meninggal-kan karirnya hingga meninggalkan keluarganya lalu mengasingkan diri hanya untuk menantikan kedatangan Tuhan (seperti dilakukan orang-orang “sekte hari kiamat”/ doomsday sect).
Inipun respon yang salah !!!

Tuhan tidak pernah memerintahkan umatnya untuk menantikan-Nya dengan cara seekstrim itu. Tapi bagi mereka yang bekerja, bekerjalah sambil menantikan-Nya. “Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang
seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.” (Mat 24:40-42)
Perhatikan kata “di ladang” dan “sedang memutar batu kilangan”, itu menunjukkan Tuhan menjemput anak-anak-Nya dalam pengangkatan pada saat mereka melakukan aktifitasnya seperti biasa.

Bagi mereka yang bekerja, bekerjalah seperti biasa, bagi mereka yang sekolah, belajarlah seperti biasa, bagi mereka yang melayani, layanilah seperti biasa…

Hanya saja Firman Tuhan mengingatkan kita … “Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.” (II Pet 3:14) Jadi jika kita bekerja-bekerjalah dengan jujur sehingga kita tetap kudus, jika kita sedang sekolah, sekolahlah dengan jujur dan takut akan Tuhan, jika kita melayani, layanilah Tuhan dengan takut akan Tuhan, tak bercacat dan tak bernoda, dan ingat pula bahwa kita
diminta untuk hidup “dalam perdamaian dengan Dia” selalu, apa artinya?
Itu berbicara kita harus selalu dalam keadaan bebas dari dosa, tinggalkan dosa, dan minta ampun kepada Tuhan setiap hari untuk dosa-dosa yang mungkin kita lakukan yang kita tidak sadari (Mazmur 19:13), sehingga pada waktu Tuhan datang kita kedapatan berkenan
dihadapan-Nya dan tidak ikut bersama-sama orang-orang dunia ini dalam masa penghukuman-Nya.
“Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah.
Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.” (II Pet 3:11-13).

– FOKUS

Saudara Fokuslah kepada Yesus, kejarlah kekudusan, layanilah seorang akan yang lain dan hiburkanlah mereka. Sehingga kedatangan Tuhan akan menjadi pengharapan yang membahagiakan
dan kita nanti-nantikan.

Bangun kembali kasih mula-mula kita pada Yesus. Rasa Cinta yang mendalam pada Tuhan Yesus. Milikilah hati yang murni, tulus ! Hidup taat akan Firman Tuhan (obedience) dan humble. Baca Alkitab dan berjaga-jaga. Mazmur 91 menjadi perlindungan bagi kita di akhir jaman ini. Itulah nilai-nilai yang dirindukan Tuhan bagi kita untuk mendapatkan perkenananNya atau Favor.

“Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!” (Wahyu 22:7)

BERJAGA-JAGALAH !

Advertisements