ONE NIGHT WITH THE KING part 2

https://i1.wp.com/moviefiles.alphacoders.com/162/poster-16241.jpgEster 2:16
Demikianlah Ester dibawa masuk menghadap raja Ahasyweros ke dalam istananya pada bulan yang kesepuluh– yakni bulan Tebet– pada tahun yang ketujuh dalam pemerintahan baginda.
– Menghampiri raja harus dengan lemah lembut, Ester tidak memperhatikan apa yang menjadi kesenangan diri sendiri. Kita seringkali lebih mengutamakan ke-aku-an kita saat kita datang menghadap Tuhan, padahal seharusnya Tuhan yang menjadi fokus nya, Tuhan yang menjadi pusat. Beberapa orang akhirnya kehilangan banyak kesempatan emas karena kita terlalu sering memakai kemurahan hati Allah.

Jika kita bisa menghadapi hati Raja di atas segala raja, kita akan menjadi pribadi yang bisa berhubungan dengan siapapun di dunia ini. Perkenanan kita dengan Allah akan membuahkan perkenanan kita di hadapan manusia. 

Kekristenan adalah kunci dari dunia. Saat kita menghampiri orang yang penting di dunia ini, apapun posisinya, fokus lah ke orang itu, jangan fokus ke diri sendiri.

Yesaya 42:1-2
Lihat, itu hamba- Ku yang Kupegang, orang pilihan- Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh- Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa- bangsa.
Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.

What we look at is what you get. Apa yang menjadi fokus kita, itulah yang kita dapat. 

– Saat datang ke hadirat Tuhan, tanya apa yang menjadi kehendak Tuhan, apa yang Tuhan mau dalam hidup kita, nanti baru pada akhirnya kita menyampaikan apa yang kita mau. Ester ketika menghadap raja Ahasyweros, dia memfokuskan diri dan pandangannya kepada raja, tidak mengundang perhatian atas dirinya.

Tempat terakhir sebelum mengalami promosi Tuhan adalah tempat kerendahan hati. 

– Datang ke hadirat Tuhan jangan pernah dengan tergesa-gesa. Senangkan hati Tuhan. Fokus dengan apa yang menjadi kesukaan hati Tuhan, senangkan Tuhan dengan setiap penyembahan yang keluar dari kerinduan hati kita. Namun seringkali kita datang ke hadirat Tuhan dengan mental pengacara yang meminta kepada Allah atau malah bahkan menghakimi Allah mengapa tidak memberikan apa yang kita minta.

Kita datang ke hadirat Tuhan bukan bagamana kita ingin diperlakukan oleh Dia, namun kita justru mengatur Allah agar sejalan dengan apa yang kita inginkan. 

Ester 2:17-18
Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti.

Kemudian diadakanlah oleh baginda suatu perjamuan bagi semua pembesar dan pegawainya, yakni perjamuan karena Ester, dan baginda menitahkan kebebasan pajak bagi daerah- daerah serta mengaruniakan anugerah, sebagaimana layak bagi raja.


– Orang-orang seperti Ester yang membuat berkat-berkat Tuhan mengalir. Ada perusahaan-perusahaan besar yang begitu diberkati bukan karena perusahaan nya hebat, tetapi karena ada anak-anak Tuhan yang berkenan di dalamnya. Orang-orang yang dipenuhi Roh Allah tidak akan berkoar-koar untuk mengangkat dirinya. Nanti Tuhan sendiri yang akan mengotak atik hati pimpinan/bos kita untuk memberkati hidup kita. Banyak orang menerima kebebasan dan berkat hanya karena ada orang-orang seperti Ester di dalam lingkungannya.

2 Samuel 6:11-12
Tiga bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed- Edom, orang Gat itu, dan TUHAN memberkati Obed- Edom dan seisi rumahnya.
Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: ” TUHAN memberkati seisi rumah Obed- Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu. ” Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obed- Edom ke kota Daud dengan sukacita.


– Jangan takut kalau kita tidak dipromosi, sebab saat pimpinan kita tidak mempromosi kita, Tuhan sanggup memakai orang lain untuk mempromosikan kita. Di dalam Tuhan tidak ada air mata yang sia-sia. Setiap penundaan promosi akan dibayar lunas beserta bunga-bunga nya saat promosi terjadi dalam hidup kita.

Advertisements