Walmart PHK 2200 Pekerja

Senin lalu, jaringan supermarket AS Walmart merumahkan 2200 pegawainya di 5 toko berbeda. Dua toko di Texas dan lainnya di California, Florida dan Oklahoma. Alasan yang mereka kemukakan ialah permasalahan saluran dan pipa air.

Semua toko tadi akan ditutup dalam 6 bulan untuk “perbaikan jangka panjang”, demikian ungkap Walmart.

Toko-toko itu tutup pukul 7 malam Senin lalu setelah para pekerja diberitahu sebelumnya bahwa mereka akan kehilangan pekerjaan.

“Setiap orang panik dan mulai menangis,” ujar Venanzi Luna, manajer departemen ritel toko Walmart di Pico Rivera, California.

Berita itu muncul begitu mengejutkan di telinga 295 pekerja penuh waktu dan 248 staf paruh waktu di sana.

Baik pekerja penuh waktu dan paruh waktu akan dipersilakan cuti dengan masih menerima gaji selama 2 bulan selama mereka masih bisa mentransfer pekerja ke lokasi lainnya. Pekerja penuh waktu yang tidak mendapatkan posisi kembali di Walmart pada tanggal 19 Juni akan diputus hubungan kerjanya. 

“Inilah pertama kali kami mendengarkan masalah saluran air,” ungkap manajer kota Rene Bobadilla.

Perusahaan belum menanyakan perizinan bangunan yang mungkin dibutuhkan demi melakukan perombakan.

Di Livingston, Texas, tempat 422 dirumahkan, para pejabat kota bertemu dengan perwakilan Walmart Senin lalu. Mereka diberitahu bahwa masalah saluran air dan pipa itu “masih berlangsung dan meluas”, ungkap Manajer Kota Livingston, Marilyn Sutton.

Walmart belum mengajukan izin karena mereka pertama-tama harus menentukan perbaikan yang dibutuhkan, ujar Sutton.

Walmart ingin membuka kembali toko-toko begitu masalah dipecahkan.

Kelima toko ini memiliki masalah saluran air dan pipa selama 2 tahun belakangan namun tidak ada penyebab lainnya yang sama, ujar seorang jubir Walmart.

Walmart mempekerjakan 1,3 juta di AS di 4500 toko.

Luna mengatakan ia yakin Walmart menutup toko Pico Rivera karena pegawai-pegawai aktif memprotes untuk mendapat upah lebih tinggi. Para pekerja di sana menjadi kelompok yang memicu protes Black Friday tahun 2012.

Namun, Walmart mengatakan keputusan menutup toko itu tak berhubungan dengan alasan apapun kecuali masalah saluran air dan pipa.

“Kami paham keputusan ini sudah menyebabkan masalah pada rekanan dan konsumen dan kami ingin membuka kembali toko-toko ini begitu masalah diselesaikan,” ia mengatakan. (cnnmoney/ap)

Advertisements