SURGA ITU NYATA !

Surga Itu Nyata!

Yesus datang segera

Berikut ini adalah kutipan-kutipan dari buku “Surga Itu Nyata” yang ditulis oleh hamba-Nya dari Korea Selatan bernama Choo Thomas. Buku tersebut adalah tulisannya mengenai pengalamannya setelah beberapa kali dibawa Tuhan Yesus mengunjungi surga, neraka dan menerima penglihatan-penglihatan tentang akhir zaman. Melalui tulisan ini kita diingatkan kembali untuk lebih percaya dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti Tuhan Yesus Kristus juga mempersiapkan diri menjelang kedatangan-Nya yang mendekat.

Tuhan membawa saya ke surga pada banyak waktu yang berlainan sehingga saya dapat menceritakan kepada Saudara bagaimana indahnya bagi kita semua yang mengasihi Dia dan hidup bagi-Nya sepenuh mungkin. Tuhan Yesus ingin Saudara dapat pergi ke rumah besar yang indah yang telah disediakan-Nya bagi saya dan Saudara. Hal-hal yang diperlihatkan dan diberitahukan-Nya kepada saya adalah benar … dan seluruhnya berhubungan dengan Alkitab … Dan saya ingin Saudara mengetahui kenyataan ini.

Dulu biasanya saya takut mati dan prihatin akan banyak hal di dalam hidup saya setelah saya mati nanti; tetapi setelah pengalaman saya di surga, tidak ada sesuatupun di dunia ini atau hidup saya yang berarti lagi. Tiada kata-kata yang dapat menerangkan bagaimana sempurnanya surga itu…

Saat kita memasuki kerajaan surga, kita akan mengetahui bahwa kehidupan di sana seribu kali lebih baik daripada kehidupan di bumi, walaupun ketika hidup di dunia kita berjalan bersama Tuhan Yesus. Ia telah menyediakan segalanya bagi kesenangan kita, dan Ia mengetahui apa saja kesukaan kita!

Ingatlah, bahwa hampir semua yang terdapat di surga serupa dengan apa yang terdapat di bumi. Namun demikian, keindahan bumi tidak dapat dibandingkan dengan surga. Inilah tempat dimana kita akan menyembah Tuhan di depan takhta-Nya dan menikmati hubungan bersama-Nya SELAMANYA. Inilah cara kita menghabiskan waktu di alam kekal, menyembah dan bersama-Nya. Pemandangan penyembahan di surga persis seperti yang digambarkan dalam kitab Wahyu di mana Yohanes menulis.

Yesus memegang tangan saya dan membimbing saya keluar dari ruangan takhta menuju sebuah taman bunga yang luas dan indah. Damai luar yang biasa saya rasakan di tempat indah ini memenuhi hati saya dengan kasih. Saya mulai bernyanyi dengan riang, dan sebuah senyuman menghiasi wajah saya.

Pada saat saya menoleh ke arah lain, saya melihat sebuah sungai yang indah. Ada dinding batu di sepanjang sungai itu, dan ada rumah-rumah yang sangat indah di sebelah kiri sungai itu. Rumah-rumah tersebut terlihat seperti istana.

Tuhan berkata, “Ini adalah rumah-rumah untuk anak-anak-Ku yang istimewa.”

Sekarang saya mengetahui bahwa rumah-rumah besar dan istana-istana itu adalah nyata, dan Tuhan telah menyediakannya untuk kita. Ia ingin kita bersama-Nya di sana untuk selama-lamanya!

Beberapa orang berkata mereka tidak dapat mempercayai hal ini karena tidak tertulis dalam Alkitab. Itu hanya masalah pilihan pribadi saja. Bagaimanapun juga, saya menemukan bahwa hampir segala sesuatu yang telah diperlihatkan Tuhan kepada saya bersumber dari Alkitab. Berilah penilaian pengalaman-pengalaman saya dalam terangnya Firman Tuhan. Saya percaya Saudara akan menemukan hal-hal yang saya bagikan tentang pengalaman-pengalaman saya dengan Tuhan semuanya adalah sesuai dengan Alkitab.

Yesus Datang Segera!

Pada tanggal 8 Desember 1999 sesudah saya selesai berdoa, Tuhan berbicara kepada saya dan rencana-rencana-Nya bagi saya, dan berapa cepatnya Ia akan memulai dengan pekerjaan yang Ia telah sediakan untuk saya; tetapi malam ini Ia membiarkan saya tahu mengapa Ia mendorong saya untuk menerbitkan buku “Surga Itu Nyata” dengan segera. Ia berkata, “Buku Surga Itu Nyata akan menjadi kesempatan terakhir untuk orang-orang menyadari bagaimana cepatnya Aku datang bagi orang-orang-Ku.” Tuhan ingin Saudara menyiapkan hati untuk menerima kebenaran mengenai semua hal yang telah saya alami. Surga itu sungguh ada, dan saya ingin Saudara lebih mempercayainya daripada yang mungkin pernah Saudara impikan. Inilah yang dikehendaki Tuhan bagi Saudara, sebab Ia mengasihi Saudara dengan kasih yang kekal.

Pada kesempatan itu Tuhan berkata, “Jikalau orang-orang yang tidak taat tidak bangun, mereka tidak akan mendengar bunyi sangkakala, dan mereka harus menjalani masa penganiayaan.” Ia kemudian terus menerangkan, bahwa Ia telah memperingatkan manusia melalui peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan pembunuhan anak-anak sekolah, tapi kita hanya takut kepada-Nya sebentar saja sebelum kembali lagi kepada cara hidup kita yang lama.

Ia meneruskan: “Aku telah memberikan banyak pertanda kepada mereka untuk menghidupkan lagi berdoa di sekolah-sekolah, tapi manusia tidak sungguh-sungguh mencoba untuk melakukannya. Aku tidak pernah memaksa pikiran siapapun. Aku hanya dapat memberi mereka pertanda supaya mereka akan tahu apa yang Aku inginkan untuk mereka buat.”

“Aku memberi cukup peringatan kepada manusia telah lama sekali untuk mereka ketahui apa yang Aku mau mereka lakukan. Aku datang bagi mereka yang siap bagi-Ku, dan ini akan terjadi lebih cepat dari yang mereka sangkakan.”

Tuhan berkata saya harus memasukkan kata-kata ini di dalam buku.

“Banyak orang berpikir Aku tidak pernah datang untuk mereka, tetapi Aku berkata, Aku datang lebih cepat dari yang mereka duga.” Ketika Ia mengatakan ini, nada suara-Nya berubah. Ia seolah-olah hampir marah, atau setidak-tidaknya saya merasakan urgensi yang sangat di dalam kata-kata-Nya. Ini adalah suatu peringatan. Satu pesan yang harus saya sampaikan —dan saya sampaikan sekarang. Akhir zaman itu betul-betul ada pada saat ini. Yesus datang segera!

Saya percaya Tuhan telah siap untuk orang-orang-Nya, tetapi orang-orang-Nya-lah yang belum siap bagi-Nya. Tetapi pesan ini kedengarannya sangat mendesak. Inilah sebabnya saya harus menyampaikan pesan ini. Saya tidak punya pilihan lain —saya harus patuh kepada Tuhan. Manusia perlu diperingatkan bahwa kedatangan Tuhan sudah dekat. Manusia perlu bersiap untuk kedatangan-Nya yang kedua dengan menyesal atas dosa-dosa mereka dan menerima Dia ke dalam hidup mereka.

Yesus —Firman Tuhan yang hidup —memberitahu saya untuk cepat pergi dan menyampaikan kepada orang lain, bahwa Ia segera kembali. Itulah yang dimaksudkan-Nya ketika Ia berkata, “Kita ada banyak pekerjaan untuk dilakukan.”

“Aku mencintai anak-anak-Ku, tetapi Aku tak dapat membawa mereka ke dalam kerajaan-Ku jika mereka belum siap untuk Aku. Aku tidak akan pernah memaksa anak-anak-Ku untuk melakukan sesuatu jika mereka tidak mencintai-Ku.”

“Aku mencintai semua anak-anak-Ku, tetapi Aku tak dapat memaksa siapapun untuk mengasihi-Ku atau menaati-Ku. Apabila mereka mau membuka hati mereka kepada-Ku, Aku dapat membantu mereka untuk mempercayai-Ku dan mencintai-Ku. Aku ingin menyelamatkan jiwa-jiwa sebanyak mungkin. Saya mau orang-orang percaya di manapun mereka berada atau memberitakan injil. Inilah yang paling penting bagi-Ku … Inilah sebabnya mengapa Aku dalam keadaan terburu-buru. Mengajarkan Injil adalah hal yang terpenting di dunia. Aku ingin semua anak-anak-Ku mengetahui, bahwa Aku segera datang.”

“Aku telah menyiapkan segalanya untuk anak-anak-Ku. Aku mempercepat semuanya sebab kerajaan-Ku telah lama sekali siap, tetapi banyak sekali anak-anak-Ku belum siap untuk-Ku, karena mereka terlalui mencintai dunia.”

Berbagai bencana mendahului kedatangan-Nya

Peristiwa-peristiwa yang mendahului pengangkatan Gereja, walau bagaimanapun, akan mengerikan dan menakutkan.

Tuhan lalu menunjukkan saya penglihatan-Nya tentang bumi dengan cepat sekali. Saya melihat banyak bangunan-bangunan tinggi jatuh di seluruh dunia. Sesudah ini, awan hitam, angin, dan kilat tersebar sekeliling dunia diikuti oleh hujan, banjir dan taufan di mana-mana. Setelah ini, Ia berkata, “Bacalah Yesaya 64:3.” Kalimat nubuatan ini mengatakan tentang gunung-gunung gemetar pada hadirat Tuhan.

“Aku akan menghancurkan banyak negeri dengan banjir, badai taufan dan gempa bumi untuk menunjukkan orang-orang bahwa Aku-lah Tuhan, dan bahwa mereka perlu mempersiapkan kedatangan-Ku. Banyak orang akan menderita, banyak akan bercerai, banyak hati menjadi hancur karena orang-orang terkasih mereka, dan banyak jiwa akan diambil, termasuk orang-orang Kristen…”

Tak terhitung banyaknya Ia menunjukkan kepadaku penglihatan-penglihatan serupa dan Ia memberitahu saya, bahwa sudah waktunya mempersiapkan kedatangan-Nya.

“Aku harus membangunkan orang-orang yang tertidur,” Ia menerangkan. “Banyak di antara mereka yang hidup di dalam kegelapan, dan pada waktu peristiwa-peristiwa buruk terjadi, mereka menyalahkan setan. Aku akan membuat hati orang-orang ini gemetar sebab banyak diantara mereka yang tidak melihat atau mendengar betapa cepatnya Aku akan datang untuk mereka. Hanya orang-orang yang akan mendengar terompet adalah mereka yang telah siap dan menunggu Aku. Sisanya harus mengalami zaman kesengsaraan.”

Kesabaran Tuhan

“Aku sangat siap untuk anak-anak-Ku, tetapi sangat banyak dari anak-anak-Ku tidak sungguh-sungguh percaya dan mereka hidup untuk hal-hal duniawi. Aku mengasihi mereka semua dan mau membawa mereka semua ke surga bersama-Ku, tetapi aku tidak dapat membawa mereka yang tidak siap untuk Aku. Mereka yang datang ke kerajaan-Ku harus berhati suci dan taat.”

Hatiku merasa sangat kasihan kepada mereka yang tidak mengenal Tuhan, dan saya mulai berdoa untuk keselamatan mereka. Saya menyebut setiap nama yang saya kenal… Kemudian saya berdoa bagi orang-orang Kristen yang tidak hidup untuk Yesus. Saya meminta-Nya untuk meraih mereka kembali kepada-Nya.

“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala…” (Mat 9:36-38)

Hari-hari akhir sungguh sedang berlaku dalam hidup kita sekarang. Kesabaran Tuhan tiada taranya sampai sekarang, tetapi Ia sudah siap untuk datang lagi bagi menerima anak-anak-Nya bagi Dia. Kemudian orang-orang yang tetap tinggal di bumi akan mengalami neraka di bumi sebelum mereka berakhir dalam kebinasaan kekal nyala api yang mengerikan. Tugas saya adalah untuk memperingat-kan seluruh dunia tentang kejadian-kejadian ini yang sudah sangat dekat.

Maranatha! Tuhan sungguh akan segera datang.

Kerjakan keselamatanmu, selagi masih ada kesempatan.

Setelah kita diselamatkan, kita harus terus bekerja untuk keselamatan kita. Ini berarti kita harus menaati Firman Tuhan dan menyenangkan Dia dalam segala bidang kehidupan kita.

Saya mengharapkan kita terus percaya dan waspada akan pesan keselamatan. Hanya karena kita ikut gereja tidak berarti kita akan ke surga. Jika kita tidak dilahirkan kembali (Yoh 3:3), tidak hidup hidup menurut Firman Tuhan, tidak taat, maka kita tidak pernah dapat masuk kerajaan Tuhan.

Sekali kita diselamatkan oleh darah Yesus, kita harus berusaha sebaik mungkin untuk membuang perkara-perkara duniawi dan hidup bagi Dia. Kita harus belajar Firman Tuhan, sebab tidak mungkin hidup dalam kekudusan tanpa melakukan ini. Saya menyadari bahwa banyak orang Kristen tidak suka mendengar kebenaran Firman Tuhan hanya karena mereka tidak mau berubah. Kelahiran kembali berarti Saudara tidak lagi mengingini hal-hal duniawi.

Saya merasa seakan-akan Ia memberikan panggilan bangun pagi setiap hari. Dan selama dua tahun terakhir semua doa-doa saya telah dijawab. Sekarang Tuhan dan saya selalu bercakap-cakap, dimana saja, tetapi ada juga beberapa dia yang mengambil waktu yang sangat lama untuk dijawab. Sebagai hasilnya, saya mulai takut akan Tuhan dengan cara menghormati dan merendahkan hati saya di hadapan Dia. Saya berlajar berdoa lebih sering dan mulai membaca Alkitab, meskipun saya tidak mengerti banyak mengenainya.

Sekarang saya sungguh-sungguh mengetahui apa yang dulunya hanya saya percayai, yaitu bahwa Yesus mendengar dan menjawab doa … Tuhan sungguh mendengar kita ketika kita berdoa menurut kehendak-Nya. Dan kehendak-Nya dinyatakan dalam Alkitab.

Setiap kali sekiranya saya melakukan yang salah atau mengatakan hal-hal yang tidak beriman dengan tidak sengaja, Tuhan langsung memberitahu saya supaya saya tidak mengulanginya lagi. Saya tahu saya tidak akan pernah selesai belajar dari-Nya, tetapi saya mencoba dengan sedapat mungkin untuk belajar segalanya dan mengikuti Dia di dalam semua caranya…

Sekarang saya ingin memeluk dan menyentuh orang lain, meskipun  orang-orang yang saya tidak saya kenal. Ini adalah satu hal yang tidak pernah ingin saya lakukan sebelumnya. Begitu juga hasrat saya untuk mengajar ajaran Yesus Kristus tidak dapat dibendung … Saya sangat berbelas kasihan sekali akan jiwa-jiwa yang sesat. Nyatanya, itu adalah hasrat terbesar dalam kehidupan saya.

Penglihatan tentang surga yang telah banyak saya terima mendorong saya untuk bersaksi kepada sesama. Saya membeli banyak Alkitab untuk diberikan kepada orang lain. Saya memberi tanda pada ayat-ayat penting didalamnya, menulis catatan yang menjelaskan tentang Yesus, dan memasukkan selebaran mengenai keselamatan. Saya membagikan semua ini setiap kali ada kesempatan bersaksi.

Kami berusaha keras untuk membuat setiap hari Minggu adalah harinya Tuhan dari pagi hingga waktu tidur … Adalah penting bagi kita untuk menghabiskan setiap waktu kita bersama Tuhan pada hari-hari Minggu, daripada pergi berbelanja dan keluar makan dan dikelilingi orang-orang yang tak beriman di harinya Tuhan tersebut, kecuali kita memiliki kesempatan memberitakan Injil, ceritanya menjadi lain.

Tuhan terus memberkati kami lebih dan lebih lagi. Bertambah Ia memberkati saya, bertambah saya takut akan Dia. Saya tidak akan dengan sengaja melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kehendak-Nya. Kenyataan dan tanggung jawab ini menyebabkan saya menghentikan perkara-perkara duniawi yang dulu sangat saya sukai, terutama acara TV bersambung yang menjadi kesukaan hidup saya sehari-hari. Sekali saya membuat keputusan tentang ini,  saya tidak pernah ingin melihatnya lagi. Semua keinginan-keinginan duniawi mulai padam dengan cepat. Saya belajar bahwa Tuhan tidak akan pernah memaksa kita melakukan sesuatu, akan tetapi bila kita hendak melayani Dia dan menghentikan perkara-perkara duniawi, lalu Ia akan campur tangan dan melenyapkan keinginan-keinginan duniawi dan meletakkan keinginan-keinginan ilahi ke dalam hidup kita sehingga kita dapat hidup dengan ketaatan yang penuh di dalam Dia. Ketaatan mutlak dari anak-anak-Nya adalah suatu sukacita yang sangat besar bagi Tuhan.

Saya ingat bagaimana Yesus memper-ingatkan kita bahwa betapa sukar untuk masuk kerajaan-Nya.

Saya menghimbau kepada semua orang percaya yang tidak taat di dunia ini, mohon jangan terlalu menyenangkan diri dengan hal-hal duniawi. Berjaga-jagalah, sebab Tuhan Yesus sudah akan datang untuk kita semua. Ini dapat terjadi setiap waktu. Ambillah waktu untuk membaca Lukas 17:26-36. Jikalau Saudara terus tidak taat dan menikmati dunia lebih daripada Tuhan Yesus, yang telah mati untuk Saudara, Saudara jangan berharap melihat wajah-Nya.

Lalu Tuhan berkata, “Aku memperingatkan umat-Ku sekali lagi bahwa Aku datang untuk mereka lebih cepat daripada yang mereka perhitungkan.” Ia melanjutkan untuk menerangkan: “Barangsiapa telah siap bagiKu akan mendengar suara sangkakala, dan mereka yang belum siap untuk-Ku akan mengalami penganiayaan, dan banyak di antara mereka akan menjadi milik setan. Aku telah cukup memberi kesempatan untuk mereka bersiap akan kedatangan-Ku, tetapi mereka tidak memperhatikan Firman-Ku. Aku tidak akan menunggu mereka selamanya. Aku datang bagi mereka yang telah siap bagi-Ku.”

Penuaian jiwa besar-besaran

Kemudian Ia mengatakan sesuatu yang amat penting bagi-Nya. “Sebelum Aku datang untuk umat-Ku, setengah dari orang-orang yang tidak percaya akan diselamatkan.”

Bukankah menyenangkan mengetahui bahwa setengah dari jumlah orang-orang yang tidak percaya di dunia ini akan diselamatkan? Berjuta-juta orang akan diantar masuk gereja Kristus, dan gereja harus siap untuk menyambut mereka.

Banyak orang, seperti saya, akan meng-alami pengalaman-pengalaman yang menarik dengan para malaikat pada hari-hari akhir. Para malaikat mengunjungi kita dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan pada zaman dulu. Mereka akan meyakinkan manusia akan kasih Tuhan, dan mereka memberi peringatan mengenai hal-hal yang akan terjadi.

Seperti yang telah seringkali dikatakan Yesus kepada saya, kita sungguh-sungguh hidup pada akhir zaman.

Penglihatan tentang pengangkatan

Suatu hari, saat saya telah menyanyi di dalam Roh lebih dari setengah jam, saya mulai melihat hal-hal yang Tuhan ingin tunjukkan kepada saya. Bagian pertama dari penglihatan itu lebih menyerupai suatu kesan daripada suatu pengalaman visual. Kelihatan seakan-akan seluruh dunia bergairah. Keadaan bumi sangat ramai dan sibuk. Kemudian saya mulai melihat apa sebenarnya semua kesibukan itu.

Udara dipenuhi dengan benda-benda putih bergerak. waktu penglihatan menjadi jelas, saya melihat orang-orang memakai jubah putih terbang di seluruh udara. Orang-orang bermunculan di mana-mana di bumi dan terbang ke udara. Langit hampir dipenuhi dengan orang-orang yang terbang, seperti burung-burung sedang berpindah tempat.

Sungguh luar biasa dan mengejutkan … Saya telah mendengar pengangkatan digambar-kan sebelumnya, tetapi saya tidak pernah membayangkan akan terjadi suatu pertunjukan yang menakjubkan.

Ini adalah kejutan yang terbesar yang pernah ditunjukkan Tuhan kepada saya. Ini adalah peristiwa yang paling mempesonakan yang pernah saya lihat —manusia-manusia terbang di udara seperti burung-burung. Mereka membumbung ke atas dengan kecepatan sebuah roket. Ada yang seakan-akan sedang membum-bung seperti layang-layang —menembus angin pada hari yang cerah dan indah.

Kejadian setelah pengangkatan

Penglihatan yang penuh kegembiraan berubah. Saya melihat orang-orang yang tidak naik bersama-sama yang lainnya. Tempat-tempat di bumi dikacau-balaukan, beberapa telah berubah sama sekali. Di mana-mana bising, dan orang-orang jelas sekali dalam keadaan panik. Ketakutan terlukis pada setiap muka.

Orang-orang berlarian simpang-siur. Kekacauan total merajalela. Kelihatannya seperti setiap orang sedang mencari seseorang atau sesuatu yang tidak dapat mereka temukan. Saya mulai menangis seperti seorang anak kecil memandang orang-orang berlarian di jalan.

Ia telah menunjukkan kepada saya banyak orang Kristen yang akan ditinggalkan, termasuk beberapa orang yang saya kenal secara pribadi. Ia datang untuk mereka yang bersedia dan menaati kedatangan-Nya dan ini akan terjadi tanpa sepengetahuan dan sangkaan kita. Mereka menjerit-jerit dan berteriak-teriak…

Beratus-ratus orang sedang melarikan diri dengan berjalan kaki ke gunung-gunung. Sedang mereka berjalan, pengawal-pengawal berseragam melepaskan tembakan, dan beberapa jatuh. Mereka yang paling dekat dengan pengawal-pengawal itu dipukuli dengan pentung dan kayu.

Saya melihat orang-orang memusnahkan gereja-gereja. Saya menjerit keras, menangis dan terus menangis untuk orang-orang yang saya lihat.

Ia berkata, “Aku harus memperlihatkan kejadian-kejadian ini supaya engkau dapat memberitahukan seluruh dunia apa yang akan terjadi. Aku mengasihi semua anak-anak-ku, dan Aku ingin mereka menyadari, bahwa Aku akan segera datang untuk mereka, tetapi Aku tidak dapat membawa mereka yang tidak hidup menurut Firman-Ku, sebab mereka tidak bersedia untuk Aku.”

“Banyak orang Kristen akan terperanjat waktu Akhir Zaman tiba. Apa yang baru engkau lihat hanya sebagian kecil daripada apa yang akan cepat sekali terjadi … Itu akan sungguh-sungguh lebih buruk daripada yang dapat engkau bayangkan —untuk mereka yang tidak mengenal Aku. Sebab itulah Aku ingin semua anak-anak-Ku dapat datang bersama-Ku ke kerajaan-Ku.”

“Anak-Ku, Aku telah menunjukkan bagian dari kerajaan dan hal-hal yang akan terjadi di dunia ini sebab waktunya sudah singkat. Aku akan kembali segera. Karena itu buku Surga Itu Nyata sangat penting sekali bagi-Ku. Itu adalah untuk anak-anak-Ku. Engkau telah melihat apa yang akan terjadi di dunia dalam waktu yang sangat dekat.”

Hati Tuhan terluka karena ketidaktaatan manusia dan jiwa-jiwa yang sesat. Cinta-Nya di dalam saya menyebabkan saya memikirkan tentang jiwa-jiwa yang sesat dan orang-orang Kristen yang suam-suam kuku di mana saja. Sebab saya tahu apa yang akan terjadi kepada mereka akhirnya … Dan jika Saudara masih hidup setelah pengangkatan, saya menasihatkan Saudara untuk jangan sekali-kali menerima nomor setan —666. Jika Saudara menerima nomor ini, Saudara akan bersama setan dibakar dalam lautan api selama-lamanya. Jika Saudara menolak menerima nomor itu, Saudara mungkin akan dibunuh, tetapi Saudara akan hidup selama-lamanya karena Saudara mati untuk Kristus.

Saya percaya Roh Kudus memimpin saya untuk mengatakan hal-hal ini. Karena itu saya memiliki keberanian luar biasa untuk meneruskan pesan ini kepada sesama.

Di lain kesempatan Ia membawa aku ke sebuah pantai. Saya memandang ke arah lautan, dan saya melihat bahwa airnya berubah menjadi darah sekali lagi. Lalu saya melihat manusia berlarian di pantai, mereka lari ketakutan dan panik. Pemandangan yang luas di depan kami membantu saya untuk mengerti mengapa mereka berlarian, sebab di sebelah kiri saya gunung-gunung dan bangunan-bangunan yang terletak pada setiap sisi gunung sedang terbakar semuanya. Suatu lautan api jauh lebih buruk dari kebakaran hutan yang terjadi setiap tahun di California selatan. Kemudian saya melihat api-api besar muncul di mana-mana. orang-orang sedang terbakar. Beberapa terjun ke dalam lautan untuk menyelamatkan diri, tetapi begitu mereka menginjak air, mereka akan jatuh karena api itu. Semua orang menjadi obor. Saya mulai menjerit kengerian dan kasihan kepada mereka yang saya lihat. Tidak ada tempat untuk mereka berlindung, sebab baik lautan maupun gunung-gunung telah diselubungi api.

Saya menjerit terus, dan saya mulai tersedu-sedu: “Tuhan, apa yang terjadi?”

“Engkau harus ingat, putri-Ku, bahwa Aku memperlihatkan hal-hal ini kepadamu supaya engkau dapat memberitahukan kepada setiap orang apa yang akan segera terjadi.”

“Kapan semua ini akan terjadi?” saya bertanya kepada Tuhan dengan rasa ingin tahu sekali.

“Pada zaman kesengsaraan besar.”

“Tuhan, bilamana zaman kesengsaraan besar ini akan terjadi?”

“Sesudah Aku membawa anak-anak-Ku ke kerajaan-Ku. Barangsiapa telah membaca kitab-Ku dan percaya nabi-nabi-Ku harus tahu tentang hal-hal ini mengenai hari kiamat. Semua yang Aku tunjukkan padamu di pantai akan segera terjadi.”

Saya rasa Tuhan akan datang untuk kita dengan segera, dan sebab itulah banyak sekali kejadian-kejadian yang luar biasa sedang terjadi di dunia. Berita utama di surat kabar harian mengenai bencana alam serupa dengan penglihatan ini. Gempa bumi, bencana-bencana alam lain, keganasan, pelanggaran hukum, wabah penyakit, terorisme dan banyak gejala-gejala sedang terjadi dengan kekerapan lebih sering dan lebih hebat daripada sebelumnya, seperti yang dinubuatkan oleh Kitab Injil (Lih. Mat 24:6-14). Inilah kejadian-kejadian yang telah diperlihatkan Yesus kepada saya. Betapa inginnya saya dapat memberikan kesan kenyataan dan realitasnya kepada semua orang dengan cara yang sama di mana pemandangan-pemandangan itu telah tercetak di dalam pikiran saya. Kata-kata Yesus adalah benar, dan nubuatan-nubuatan-Nya dengan cepat akan terpenuhi.

Seperti Habakuk, saya telah menuliskan kembali penglihatan yang saya terima dan menjelaskannya agar Saudara yang membacanya dapat “berlari” menurut rencana Tuhan yang sempurna —suatu rencana yang di dalamnya termasuk menempati suatu rumah yang disediakan bagi Saudara di surga, hanya jika Saudara percaya kepada Yesus dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi Saudara.

Doa saya bagi Saudara ditemukan dalam Yesaya 40:31 —tetapi bagi saudara yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: Saudara akan berlari dan tidak menjadi lesu, Saudara akan berjalan dan tidak menjadi lelah, dan bahwa Saudara akan naik terbang dengan sayap-sayap seumpama rajawali dan membumbung tinggi dengan Yesus. Sebab sudah pasti Ia segera datang!

Bercakap-cakap dengan Tuhan Yesus sungguh menyenangkan. Saya menyukai waktu-waktu bergaul akrab dengan Tuhan. Saya sangat merasa seperti Maria yang duduk dekat kaki Tuhan untuk belajar kehendak-Nya. Sebaliknya, Marta, selalu berusaha keras menyenangkan Dia namun dipenuhi cemas, iri dan geram. Saya memutuskan bahwa saya mau menjadi seperti Maria terus sejak saat itu.

Betul, saya memutuskan untuk menjadi seperti Maria bukannya Marta. Saya telah memilih “bagian yang terbaik” yang tidak pernah akan diambil daripada saya, yaitu suatu hubungan pribadi dengan Yesus Kristus. Tidak ada apapun di dunia yang lebih penting daripada itu. Saya ingin pikiran saya diperbaharui, sehingga saya dapat melihat perkara-perkara melalui perspektif surgawi. Saya bertekad untuk membawa perspektif surgawi bersama saya ke dunia, untuk terus membangun hubungan saya dengan Tuhan, dan membiarkan Ia memperbaharui pikiran saya.

Adalah penting bagi orang-orang Kristen memiliki hubungan yang pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus.  Amin.

Advertisements