Jangan Main-main !

the bride

Kita semua harus tahu bahwa kita hidup di akhir dari akhir zaman, kitalah yang akan menyaksikan Tuhan Yesus datang di awan-awan menjemput kita mempelai-Nya. Karena itu ini bukan lagi waktunya menjadi orang-orang Kristen yang main-main, tapi inilah waktunya hidup sungguh-sungguh dan militan, mencapai garis akhir dari pertandingan Iman. Jangan pernah main-main dan terlibat dalam hal-hal yang di luar Kristus, pengajaran gereja setan, perjanjian darah dengan iblis, saat ini iblis sudah tidak di kuburan, tapi di televisi, melalui program-program yang menipu, jangan terjebak. Pada waktu saya pelayanan berdoa peperangan melawan iblis, mendoakan mereka yang mengikat perjanjian darah dengan iblis, mereka tidak bisa mengaku Yesus adalah Tuhan, kalau kita dapat melakukannya itu hanya karena Roh Kudus. Pada waktu itu, saya bertanya kepada roh iblis yang di dalam orang itu, “Siapa namamu?” Ia menjawab, “Ceses”, saya bertanya “Apa kerjamu?” Iblis dengan bodohnya mengaku: 1. Menjatuhkan hamba-hamba Tuhan, membuatnya murtad 2. Menghancurkan keluarga-keluarga Kristen, Suami Istri supaya terus cekcok 3. Menghancurkan orang-orang yang Penuh dengan Roh Kudus, membuatnya mundur Saya bertanya lagi, “Mengapa kau lakukan itu?” Ia menjawab 3x, “KARENA YESUS SEGERA DATANG, YESUS SEGERA DATANG, YESUS SEGERA DATANG.” Iblis sedang kerja lembur, karena ia tahu bahwa waktunya tidak lama lagi. Wahyu 6:5-6, “Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: “Mari!” Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: “Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu.” Secupak gandum sedinar dan tiga cupak jelai sedinar berbicara tentang harga yang melambung tinggi, krisis, namun… Goncangan, krisis sebesar apapun, anak-anak Tuhan terjaga oleh minyan Pengurapan Kerajaan Sorga. Bagaimana cara kerja Kingdom Annointing (Pengurapan Kerajaan Sorga)? 1 Yohanes 2:27, “Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.” Pengurapan merubah hidup kita menjadi serupa Kristus Banyak orang yang menganggap enteng pengurapan, yang lebih penting pada waktu anda diurapi bukanlah manifestasi pengurapannya (jatuh, bergoncang, dsbnya), tapi terpenting kuasa pengurapan itu masuk dan merubah karakter saudara menjadi seperti Kristus. Jangan di Gereja Halleluya…Halleluya… Tapi begitu keluar Gereja Lupa… Mengikut Kristus kita berarti kita menjadi Suratan yang terbuka, terbaca, dilihat oleh semua orang. Roma 14:17, “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” Kesaksian : Ada sepasang suami istri, jemaat di tempat saya, si Istri telah rajin beribadah, ia rindu sekali supaya suaminya juga diubahkan oleh Tuhan, ia selalu mendoakan suaminya. Ternyata suaminya telah beberapa kali mendapat jamahan untuk mengenal Tuhan, diam-diam suaminya menemui Gembala Gereja tersebut, ia ingin ke Gereja apabila Tuhan mampu merubahkan istrinya. Pendeta mencari tahu, suaminya mengutarakan bahwa istrinya di rumah cerewet sekali, dari pagi hingga malam semua terlihat salah di mata istrinya, suami, anak, pembantu semua salah. Di lain kesempatan, istri tersebut juga ternyata menemui Gembalanya dan menceritakan kerinduannya agar suaminya bertobat. Pendeta tersebut menasehati istri untuk tetap tenang dalam menghadapi sesuatu, dengan tinggal diam terletak kekuatanmu dan lebih baik banyak mendengar dibanding berkata-kata. Istrinya mentaatinya juga. Satu minggu saat Ibadah, Pendeta biasanya selalu menyalami jemaat yang hadir sebelum mulai Ibadah. Biasanya, suami itu hanya mengantar istrinya sampai di Gereja dan pergi lagi, tapi kali ini dia parkir dan mengunci mobilnya. Ia ikut ibadah, dan memberi tanda kepada Pendetanya “oke” sambil tersenyum. Mereka duduk di bangku belakang dan Tuhan menjamah suaminya ketika ibadah. Di akhir Ibadah, Suaminya mendatangi Pendeta dan bersedia dibaptis. Tuhan telah merubahkan istrinya. Kesimpulan : Pengurapan itu haruslah mengubah hidup Anda. Kalau Anda mau ikut Tuhan Yesus, putuskan hidup sungguh-sungguh dan berubah. Pengurapan Tuhan memenuhi hidup Anda dengan damai sejahtera, pengurapan itu sendiri yang akan mengajar Anda mana yang benar dan tidak benar. Jangan pernah anggap remeh KUASA DOA. Tuhan Yesus Memberkati.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s